Ekonomi

Percepat Pembangunan Daerah, 1.142 Mahasiswa KKM Diterjunkan untuk Sukseskan 13 Program Unggulan Kota Serang

BISNISBANTEN.COM – Komitmen nyata dalam membangun daerah melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah kembali diperlihatkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Universitas Primagraha (UPG) resmi melepas ribuan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 di Lapangan Puspemkot Serang pada Kamis (02/07/26).

Sebanyak 1.142 mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Mereka tersebar di 6 kecamatan dan 67 kelurahan dengan membawa misi besar: menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah serta mendukung berbagai program prioritas yang sedang digencarkan oleh Pemkot Serang.

Mewakili Wali Kota Serang yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026, Asisten Daerah (Asda) III Administrasi Umum, Subagyo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari pihak kampus.

“Pemerintah Kota Serang mengucapkan terima kasih karena mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat. Kami berharap tridharma perguruan tinggi benar-benar diimplementasikan hingga tingkat kelurahan dan kecamatan,” ujar Subagyo dalam sambutannya.

Menurut Subagyo, saat ini Pemkot Serang tengah gencar menjalankan 13 program unggulan daerah sebagai bagian dari visi pembangunan yang diusung kepala daerah. Kehadiran mahasiswa di lapangan diharapkan mampu menjadi energi tambahan untuk membantu percepatan realisasi program-program tersebut.

Salah satu program yang kini menjadi perhatian utama adalah Serang Digital, sebuah langkah transformasi pelayanan publik berbasis teknologi yang telah resmi diluncurkan dan mulai berjalan.

“Alhamdulillah program Serang Digital sudah launching dan berjalan dengan baik. Kami berharap mahasiswa juga ikut mengambil peran dalam menyukseskan berbagai program unggulan Kota Serang,” tambahnya.

Adapun 13 Program Unggulan yang menjadi arah pembangunan berkelanjutan Kota Serang saat ini meliputi, Serang Makmur, Serang Cerdas, Serang Preneur, Serang Sehat, Serang Mengaji, Serang Kreatif Produktif, Serang Bebas Banjir, Serang Menyala, Serang Hijau, Serang Digital, Serang Bebas Pungli, Serang Bersih, dan Serang Bagus.

Subagyo menjelaskan bahwa Kota Serang memiliki karakter wilayah yang sangat beragam. Mulai dari Kecamatan Curug, Taktakan, hingga Kasemen, masing-masing memiliki kondisi geografis, sosial, serta tantangan pembangunan yang berbeda.
Oleh karena itu, mahasiswa yang telah melakukan observasi lapangan diharapkan mampu membaca kebutuhan masyarakat secara langsung dan menghadirkan kontribusi nyata selama masa pengabdian satu bulan ke depan.

Selain itu, perubahan status administratif dari desa menjadi kelurahan di sejumlah wilayah Kota Serang dinilai masih menyisakan tantangan dalam tata kelola administrasi pemerintahan. Di sinilah peran kolaboratif mahasiswa sangat dibutuhkan.

“Mahasiswa diharapkan bisa membantu proses perbaikan administrasi maupun sosialisasi kepada masyarakat agar pelayanan publik semakin baik,” jelasnya.

Subagyo juga berpesan agar seluruh peserta KKM senantiasa menjaga kesehatan, menjaga nama baik almamater kampus, membangun komunikasi positif dengan warga, serta menghindari potensi konflik selama menjalankan program pengabdian.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia KKM Universitas Primagraha Ahmad Solihin menjelaskan, bahwa KKM tahun ini mengusung tema yang selaras dengan visi daerah, yaitu: “Mewujudkan Kota Serang Berbudi dan Gemilang (Generasi Mandiri, Ilmiah, Akademis, dan Cemerlang).”

Ia menegaskan bahwa program KKM bukan sekadar agenda akademik tahunan untuk memenuhi SKS, melainkan bentuk nyata komitmen kampus dalam mendukung agenda pembangunan daerah, khususnya percepatan implementasi program prioritas Pemkot Serang.

Untuk memastikan program berjalan aman dan optimal, pihak kampus menerjunkan sebanyak 80 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mendampingi mahasiswa. Selain itu, seluruh peserta KKM juga telah difasilitasi dengan perlindungan asuransi.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kota Serang,” ujar Ahmad Solihin.

Kehadiran ribuan mahasiswa ini menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif. Kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan generasi muda ini mengirimkan sinyal optimistis bahwa pembangunan Kota Serang adalah gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

(Siska)

bisnisbanten.com