Ekonomi

Banten Media Hub 2026 Dorong Media Lokal Bangun Ekosistem Bisnis yang Berkelanjutan

BISNISBANTEN.COM – Banten Media Hub 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Keberlanjutan New Media Lokal di Banten” sebagai upaya memperkuat daya saing dan kemandirian media lokal di era digital.

Kegiatan yang gagas oleh suara.com ini berlangsung di Hotel Aston Serang, Selasa (30/6/2036) dan dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten, praktisi media, pengelola media lokal, serta dirangkai dengan talkshow dan diskusi interaktif.

Pimpinan Redaksi Suara.com, Suwarjono, mengatakan Banten menjadi provinsi yang terakhir disambangi dalam rangkaian kegiatan Local Media Community yang telah digelar di berbagai daerah di Indonesia.

“Selama lima tahun kami membangun Local Media Community. Program ini sudah berjalan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Justru Banten yang lokasinya paling dekat dengan kami baru kali ini kami kunjungi,” ujarnya.

Menurut Suwarjono, Local Media Community merupakan wadah bagi media lokal, media digital, hingga konten kreator untuk memperluas jejaring, berbagi pengetahuan, serta saling mendukung dalam mengembangkan bisnis media.

Ia menegaskan, tantangan terbesar media lokal saat ini bukan lagi pada kemampuan memproduksi konten, melainkan menjaga keberlanjutan usaha media di tengah perubahan industri digital.

“Teman-teman media sebenarnya sudah sangat baik dalam memproduksi konten. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menjaga keberlangsungan medianya. Karena itu kami menghadirkan pelatihan, pendampingan, hingga coaching selama tiga sampai enam bulan agar media mampu membangun model bisnis yang lebih kuat,” jelasnya.

Suwarjono menambahkan, pihaknya juga menggandeng berbagai mitra nasional maupun internasional untuk memberikan pendampingan kepada media lokal agar mampu naik kelas dan tidak hanya bergantung pada pendapatan dari iklan maupun belanja pemerintah.

“Kami ingin media lokal memiliki unit-unit bisnis baru yang bisa menopang operasional media. Harapannya, media tidak lagi hanya mengandalkan APBD atau iklan, tetapi memiliki sumber pendapatan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Pada dasarnya, media lokal ini adalah UMKM yang bergerak di bidang informasi, sehingga harus mulai membangun ekosistem bisnis yang sehat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Banten, Beni Ismail, mengapresiasi Suara.com yang telah menginisiasi penyelenggaraan Banten Media Hub 2026 sebagai ruang kolaborasi bagi insan media di Banten.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital, media sosial, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi telah mengubah lanskap industri media secara fundamental.

“Transformasi digital memang menghadirkan tantangan besar bagi media lokal. Namun di sisi lain, perubahan ini juga membuka peluang baru. Media tidak lagi hanya menjadi penyedia informasi, tetapi juga dapat menjadi pengelola komunitas, kreator konten, penyelenggara event, penyedia layanan digital, hingga membangun berbagai model bisnis baru,” ujarnya.

Beni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten memandang media sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Media memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik yang sehat, meningkatkan literasi masyarakat, memperkuat demokrasi, sekaligus mengawal pembangunan.

Di sisi lain, katanya, pemerintah saat ini juga tengah memfokuskan anggaran publik pada program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan. Kondisi tersebut berdampak pada semakin terbatasnya ruang belanja publik untuk media.

“Karena itu, momentum Banten Media Hub ini menjadi sangat penting untuk bersama-sama memikirkan ekosistem media yang lebih mandiri, kreatif, inovatif, dan berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, media lokal di Banten memiliki modal besar berupa kedekatan dengan masyarakat, pemahaman terhadap budaya lokal, serta kepercayaan publik yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Modal sosial tersebut harus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi melalui inovasi bisnis. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu melahirkan kolaborasi, gagasan baru, serta semangat baru dalam membangun media lokal yang profesional, independen, dan berkelanjutan,” tutur Beni.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus membuka ruang kolaborasi dengan insan media melalui kemitraan yang sehat dan saling menguatkan.

“Pembangunan daerah yang baik membutuhkan media yang kuat. Sebaliknya, media yang kuat akan lahir dari kemampuan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.(dik)

bisnisbanten.com