Rawan Banjir, Kelurahan Kalitimbang Cilegon Fokus Pembangunan Drainase

BISNISBANTENCOM – Pemerintah Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Cilegon melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) 2023 di Aula Kelurahan Kalitimbang, Kamis (12/01/2023). Hasilnya, banyak warga meminta pembangunan saluran drainase yang menjadi fokus Pemerintah Kelurahan Kalitimbang, dipicu wilayah yang dinilai rawan banjir setiap musim hujan tiba.
Selain pembangunan saluran drainase, hasil pembangunan infrastruktur juga masih menjadi prioritas diusulkan warga pada Musrenbangkel. Wilayah Kelurahan Kalitimbang kerap diterjang banjir, karena wilayah terletak di sekitar bantaran Kali Ciberko, sehingga setiap turun hujan lebat sungai meluap dan menyebabkan banjir. Belum lagi letak geografis Kelurahan Kalitimbang juga berada di dataran rendah. Maka dari itu, saluran drainase dan pembangunan jalan paving block menjadi usulan prioritas utama warga di wilayah tersebut.
Musrenbangkel dihadiri Sekretaris Camat (Sekmat) Cibeber Nuryadin, Lurah Kalitimbang Khaeria Ali, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Cilegon, perwakilan Kotaku, Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), Karang Taruna, Kader Posyandu, Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pengurus RT/RW, Tokoh Masyarakat, dan seluruh staf Kelurahan Kalitimbang.
Lurah Kalitimbang Khaeria Ali mengatakan, pihaknya sudah menggelar Pra Musrenbangkel pada Oktober 2022 lalu, dengan melakukan kunjungan langsung ke lingkungan RW dan RT hingga terkumpul beragam macam usulan, hingga terbentuk usulan skala prioritas.
“Di tahun 2023 semuanya (pembangunan-red) harus tepat sasaran,” tegasnya.
Disebutkan Khaeria, usulan warga Kalitimbang didominasi pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan saluran drainase dan sebagainya.
Selain itu, ada pembangunan non fisik, seperti pengembangan ekonomi dan pembinaan agama untuk kegiatan remaja masjid.
“Kelurahan Kalitimbang itu rawan banjir. Jadi, semua usulan ini benar-benar fokus ke masalah penanganan banjir,” terangnya.
Khaeria berharap, ke depan pembangunan di Kelurahan Kalitimbang lebih baik lagi, baik dari segi pembangunan fisik maupun non fisik.
Di tempat yang sama, Sekmat Cibeber Nuryadin berharap, usulan warga tepat sasaran, sehingga hasil pembangunan bisa dirasakan langsung oleh warga itu sendiri. (dik/zai)









