Gubernur Banten Andra Soni Tekankan Komitmen Anti Korupsi dan Pemberdayaan Masyarakat

BISNISBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya komitmen anti korupsi sebagai pondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan dalam keterangannya kepada media saat menyoroti implementasi dari “Banten Adil Merata, Tidak Korupsi” juga tantangan besar yang masih dihadapi oleh Pemerintah Provinsi Banten dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.
“Tidak ada satupun wilayah atau pemerintahan yang akan berhasil bilamana korupsi masih ada. Ini menjadi tantangan besar karena sebelumnya catatan Banten merupakan daerah merah rawan korupsi, dan ada beberapa kejadian yang menjadi catatan bagi kita serta dapat dijadikan pembelajaran,” ujar Andra Soni, Selasa (11/11).
Ia menambahkan, keberhasilan suatu pemerintahan sangat ditentukan oleh integritas para aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. Hubungan dan sinergi antarpegawai, menurutnya, menjadi modal utama dalam menciptakan sistem birokrasi yang transparan dan profesional.
“Hubungan dari para ASN merupakan salah satu modal utama, dan yang kedua adalah komitmen,” tegasnya. Lebih lanjut, Gubernur Andra Soni mengingatkan bahwa jabatan kepala daerah bukanlah sarana untuk memperkaya diri, melainkan amanah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Menjadi kepala daerah bukan untuk kaya, jadi kepala daerah harus memberdayakan masyarakat,” ujarnya menegaskan. Ia menekankan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran berharga agar Banten bisa terus berbenah dan memperbaiki sistem birokrasi. Dengan langkah tegas, transparansi, dan pengawasan yang kuat, diharapkan pemerintah daerah dapat membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Ia berharap, semangat antikorupsi dan komitmen pelayanan publik dapat terus dijaga oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan demikian, Banten diharapkan dapat keluar dari stigma negatif dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
(Sarah)









