Banten24

Wakil Wali Kota Serang Ajak Warga Bangun Kemandirian Ekonomi Lewat Bisnis Rumahan dan Digital

BISNISBANTEN.COM – Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, terus mendorong masyarakat Kota Serang untuk membangun kemandirian ekonomi dengan menjadi pengusaha sukses dari rumah.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap lowongan kerja formal maupun masuknya investor dari luar daerah.

Menurut Agis, perkembangan teknologi saat ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memulai usaha secara mandiri sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui media digital. Dengan kreativitas dan konsistensi, warga dinilai mampu berkembang tanpa harus menunggu peluang kerja dari pihak luar.

“Kesuksesan itu bisa diraih siapa saja. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai, terus berkembang, dan tidak mudah menyerah,” ujar Agis, dikutip dari PPID Kota Serang pada Selasa (26/05/26).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak contoh nyata di masyarakat yang berhasil membangun usaha sendiri tanpa bergantung pada informasi lowongan kerja. Bahkan, tidak sedikit pelaku usaha mandiri yang mampu memperoleh penghasilan lebih besar dibandingkan pekerjaan pada umumnya.

Selain berdampak pada kesejahteraan pribadi, kegiatan wirausaha juga dinilai memberikan efek domino yang positif bagi lingkungan sekitar karena mampu membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

Lebih lanjut, Agis menegaskan bahwa setiap warga Kota Serang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan, asalkan memiliki kemauan kuat, terus belajar, dan bermental pantang menyerah. Berbagai sektor usaha dinilai potensial untuk ditekuni, mulai dari kuliner, fesyen, jasa, perdagangan, usaha kreatif, peternakan, pertanian, hingga bisnis berbasis digital.

Di era digital ini, Agis mengimbau para pelaku usaha untuk melek teknologi dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperluas pasar. Kemampuan membangun personal branding serta membuat konten kreatif menjadi kunci penting dalam memenangkan persaingan usaha.

“Warga bisa membuat konten dari usahanya masing-masing, lalu membangun audiens sendiri sebagai pasar. Sekarang eranya digital, jadi promosi dan pemasaran bisa dilakukan dari mana saja,” katanya.

Untuk mendukung gerakan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berkomitmen untuk terus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembangunan ekosistem usaha yang terintegrasi. Salah satu langkah strategisnya adalah menghimpun para pelaku usaha lokal ke dalam satu wadah atau ekosistem bersama agar dapat tumbuh dan berkembang secara kolektif.

Menurut Agis, kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat daya saing dan memperluas pasar produk lokal. Dengan ekosistem yang terhubung, kekuatan pasar dinilai akan jauh lebih besar dibandingkan jika pelaku usaha berjalan sendiri-sendiri.

“Ketika pelaku usaha bersatu dalam satu ekosistem, maka pasar yang terbentuk juga akan semakin besar. Ini akan membuka peluang usaha baru dan memperkuat ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(siska)

bisnisbanten.com