Mobil

Telkom dan KS Lepas 20 Siswa Banten ke Lampung

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melepas secara resmi 20 siswa Banten untuk mengikuti program pertukaran pelajar Siswa Mengenal Nusantara ke Provinsi Lampung.  Para peserta dilepas pada Rabu (19/7).

Direktur Human Capital Management PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Herdy Harman mengatakan, Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan peluang yang sangat baik bagi para siswa untuk mempraktekan Digital Mindset.

“Digital Mindset yaitu, pola pikir untuk dapat mengakses dan memanfaatkan informasi yang tersedia dari seluruh dunia. Siswa dapat memberikan nilai, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya,”katanya, Rabu.

Advertisement

Menurut Herdy, melalui program SMN ini para pelajar diberikan kehormatan sebagai duta sekolah dan daerah, untuk mendapat berbagi pengetahuan serta informasi tentang seni budaya, sosial masyarakat, dan ekonomi, sehingga dapat memperkuat rasa persaudaraan, persatuan, serta kesatuan bangsa.

“Melalui program ini adik-adik peserta SMN akan lebih terpacu untuk menggali informasi, menimba ilmu, dan berbagi dengan pelajar lain serta masyarakat luas. Jangan cepat puas dengan prestasi yang telah raih saat ini. Jangan hanya menjadi bintang pelajar tapi jadilah bintang yang dapat menyinari seluruh dunia,”ujarnya.

Selain itu, dalam hal ini Telkom sebagai salah satu perusahaan BUMN, sangat mendukung Program SMN sebagai bagian dari peran aktif untuk mendukung kemajuan bangsa. Telkom sebagai bagian dari Bangsa Indonesia senantiasa mendukung kemajuan bangsa dengan meningkatkan kualitas generasi muda berprestasi. Upaya Telkom masuk kesekolah juga untuk memberikan akses internet. “Sementara perpustakaan digital menambah dan membuka wawasan yang lebih bagisiswa agar bisa kompetitif, khususnya dalam menghadapi persaingan global,”katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Ranta Soeharta menyampaikan apresiasi kepada Telkom dan Krakatau Steel atas dukungannya kepada masyarakat, khususnya pelajar di Provinsi Banten. Melalui program SMN, Ranta berharap parasiswa dapat saling belajar budaya Indonesia. Peserta SMN merupakan siswa terbaik di Provinsi Banten. Pemprov percaya parasiswa terpilih dapat menjadi duta yang dapat mempelajari budaya lain dan juga menjadi duta bagi budayanya sendiri. Serap budaya Lampung dan jangan lupa transfer budaya Banten terhadap masyarakat Lampung,”katanya.

Advertisement

Ranta berpesan agar peserta selalu memiliki disiplin dan semangat yang tinggi serta memiliki wawasan yang luas agar kelak dapat menjadi pimpinan harapan bangsa.

Untuk diketahui, pada kegiatan SMN 2017, Telkom dan PT Krakatau Steel bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten melakukan seleksi untuk memilih 20 siswa dari seluruh sekolah menengah yang mewakili seluruh kota-kabupaten di Provinsi Banten. Pembekalan awal kepada peserta terpilih dilakukan pada 10 Juni 2017. Pembekalan meliputi wawasan kebangsaan, dan wawasan tentang BUMN serta pengembangan motivasi. Ke-20 siswa asal Banten tersebut akan berada di Lampung selama delapan hari. (gag/red)

 

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.