Youngpreneur

Izka Azalia, Susu Jahe dan Kembang Tahunya Mantap

BISNISBANTEN.COM – Pada masa pandemi ini, mengonsumsi makanan yang membantu meningkatkan imun tubuh adalah semacam kebutuhan. Misalnya jahe.

Rempah satu ini banyak dicari karena memiliki manfaat memperkuat sistem imun. Manfaat lain yakni anti-penuaan dan kanker, meredakan nyeri haid, menurunkan glukosa darah sampai kolesterol, menangkal infeksi bakteri dan virus, meredakan sakit otot, meeedakan morning sickness, dan mengatasi masalah pencernaan.

Bagi yang tidak suka jahe, bisa saja mengonsumsi olahan jahe dalam bentuk minuman rekomendasi Izka Azalia, Zetizen Icon Favorit 2018. Mahasiswa IIUM Malaysia ini merekomendasikan kedai Jahe Beta di ruko depan STIA Maulana Yusuf, Cinanggung, Kota Serang, Banten.

Advertisement

Menu di kedai berkonsep gerobak angkringan ala-ala ini terjangkau kok. Dimulai dari Rp6.000.

“Di sini ada susu jahe, kembang tahu, jahe manis, dan susu kedelai, mantap,” promo kelahiran Serang, 10 Januari ini.

Alumnus Ponpes Assa’adah, Kabupaten Serang ini menambahkan, varian jahe tidak hanya jahe tawar. Tapi juga ada jahe tawar plus geprek, jahe tawar plus jeruk nipis, plus jeruk lemon, dan plus madu. Ada juga susu jahe, plus madu, plus kacang tanah, dan jahe manis.

Selain itu, remaja yang hobi bermain alat musik, olahraga, dan koleksi mainan serta piawai bermain gitar dan piano juga speaking ini bilang, di kedai dengan akun Instagram @jahebeta ini tersedia juga kembang tahu loh. Kembang tahu atau yuba adalah produk sampingan proses perebusan kedelai yang diambil dari endapan yang terkumpul di permukaan air perebusan kedelai. Dalam bahasa Inggris, makanan asal Jepang dan Tiongkok ini dikenal sebagai tofu skin. Kembang tahu biasa dijual kering dengan berbagai konsistensi.

“Kembang tahu ini tersedia dalam sajian original. Ada juga yang plus susu, keju, kacang tanah, madu, jeruk nipis, jeruk lemon, dan komplit,” tutur remaja yang pernah jadi Ketua Bahasa di organisasi santri pondok modern dan pernah meraih juara 1 basket se-Indonesia ini. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.