Ajak Anak Berlibur dengan Sepeda Motor, Perhatikan 5 Tips Keselamatan Ini

BISNISBANTEN.COM — Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk bepergian bersama. Sepeda motor masih menjadi salah satu pilihan transportasi yang sering digunakan, baik untuk berwisata, mengunjungi kerabat, maupun aktivitas lainnya. Namun, keselamatan anak saat dibonceng tetap perlu menjadi perhatian agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Instruktur Safety Riding PT Mitra Sendang Kemakmuran, Nicko Triandana, mengingatkan bahwa anak membutuhkan perlakuan berbeda saat menjadi pembonceng karena kemampuan menjaga keseimbangan dan respons terhadap situasi di jalan belum sebaik orang dewasa.
“Membonceng anak bukan hanya soal mengantar sampai tujuan, tetapi juga memastikan mereka terlindungi selama perjalanan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan beberapa aspek keselamatan sebelum berkendara,” ujar Nicko.
Berikut lima hal yang perlu diperhatikan saat membonceng anak dengan sepeda motor:
1. Gunakan Helm yang Sesuai
Pastikan anak menggunakan helm berstandar SNI dengan ukuran yang pas agar dapat memberikan perlindungan maksimal dan tetap nyaman digunakan.
2. Pastikan Posisi Duduk Aman
Anak sebaiknya duduk di belakang pengendara dengan posisi tubuh tegak dan kedua kaki bertumpu pada footstep. Hindari menempatkan anak di bagian depan sepeda motor karena dapat mengganggu kendali kendaraan.
3. Lengkapi Perlengkapan Berkendara
Selain helm, anak juga disarankan menggunakan jaket, celana panjang, dan sepatu tertutup untuk mengurangi risiko cedera apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
4. Berkendara Lebih Halus dan Antisipatif
Saat membawa anak, hindari akselerasi maupun pengereman mendadak. Berkendaralah dengan kecepatan yang wajar dan sesuaikan dengan kondisi jalan.
5. Pastikan Anak dalam Kondisi Fit
Hindari mengajak anak berkendara saat mengantuk atau kelelahan. Jika menempuh perjalanan cukup jauh, sempatkan beristirahat agar anak tetap nyaman selama perjalanan.
Nicko menambahkan, keselamatan berkendara dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang diterapkan orang tua setiap hari.
“Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Ketika orang tua terbiasa menggunakan perlengkapan keselamatan dan tertib berlalu lintas, anak juga akan memahami pentingnya keselamatan sejak usia dini,” tutupnya.









