Entertainment

Kronologi Aktor Muda Muzakki Ramdhan Mengaku Jadi Korban Kekerasan Orang Tak Dikenal

BISNISBANTEN.COM Aktor muda Muzakki Ramdhan mengaku menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang pria tak dikenal usai mengunjungi sebuah pusat hiburan. Pengakuan tersebut disampaikan langsung melalui unggahan di media sosial pribadinya dan kemudian ramai diperbincangkan warganet.

Dalam keterangannya, Muzakki menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika dirinya dan seorang teman selesai bermain di Trans Studio. Saat itu ia merasa mual dan ingin muntah setelah menaiki wahana roller coaster. “Aku dan temanku baru turun selesai main dari Trans Studio, kondisinya aku lagi mual dan emang pengen muntah karena abis naik roller coaster,” tulis Muzakki.

Karena buru-buru menuju toilet, Muzakki mengaku tidak sengaja menutup pintu toilet dengan cukup keras. Setelah selesai muntah dan keluar dari toilet, ia menyadari ada seorang pria yang mengikuti langkahnya. “Pas keluar toilet, baru buka pintu, bilik di sebelahku juga buka pintu. Aku pikir gak ada orang. Ada seorang bapak-bapak yang tubuhnya lebih besar dari aku ngikutin aku jalan keluar,” ungkapnya.

Menurut Muzakki, pria tersebut kemudian menarik dirinya dan menuduhnya telah menendang pintu toilet. Meski sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan hal tersebut dan beberapa kali meminta maaf karena menutup pintu terlalu keras, pria itu disebut tetap marah.

“Aku ditarik sama bapak-bapak itu. Dia marahin aku, dia bilang, ‘kamu tadi nendang-nendang toilet ya?’ dengan nada tinggi. Aku bilang, ‘engga pak’. Aku minta maaf karena gak sengaja nutup pintunya kekencengan. Udah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kenceng dengan telapak tangan terbuka sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding,” tulisnya.

Akibat kejadian tersebut, Muzakki mengaku mengalami luka pada bagian bibir dan berada dalam kondisi syok. Ia bahkan mengaku tubuhnya sempat gemetar karena ketakutan. “Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku gak bisa gerak karena aku ketakutan. Badanku gemeteran, aku cuma bisa minta maaf. Aku sampai berlutut minta maaf tapi bapak itu terus memarahi aku,” tulisnya lagi.

Muzakki menegaskan bahwa insiden yang dialaminya bermula dari kesalahpahaman dan merasa dirinya tidak seharusnya menerima perlakuan tersebut. “Semuanya cuma kesalahpahaman. Gak seharusnya aku jadi korban kaya gini,” ungkapnya.

(Sarah)

bisnisbanten.com