Ekonomi

SMKIC Padarincang Launching TC Robotik, Pemkab Serang Tegaskan Siap Dukung Penuh

BISNISBANTEN.COM – Sekolah Menengah Kejuruan Islam Cendikia (SMKIC) Padarincang meluncurkan atau Launching Training Center (TC) Robotik serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) yang dinamakan Islam Cendikia Robotik Centre (ICRC), Sabtu (16/5/2026). Pembelajaran robotik, koding dan KA yang sudah masuk kurikulum sekolah dan dipelajari oleh siswa SD maupun SMP itu pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk pengembangan pembelajaran ke depan.

Peluncuran TC yang dirangkaikan dengan kegiatan Pelepasan Lulusan SMKIC Angkatan IX itu diresmikan oleh Staf Ahli Bupati Serang Encup Suplikhah mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan gunting pita, dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi ICRC. Bangunan ICRC cukup megah, dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup memadai, serta ruangannya juga bersih dan nyaman untuk belajar siswa.

Turut hadir Ketua Yayasan SMKIC Uryati Susilawati, Kepala SMKIC Dindin Zenal Mutakin, Product Development & Technical Engineer Manager PT Asaba Hani Dwi Irfani, Kepala Kantor Cabang (KKC) Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Banten Wilayah Seragon Syadeli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Penasihat Yayasan SMKIC sekaligus Tokoh Banten Kiai Embay Mulya Syarief, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para Wali Siswa Lulusan SMKIC Angkatan IX.

Kepala SMKIC Dindin Zenal Mutakin mengatakan, ICRC dirancang atas kerja sama SMKIC bersama PT Asaba yang menjadi pusat pembelajaran dan keunggulan di SMKIC untuk membekali pelajar dengan pembelajaran robotik, koding, dan KA yang termotivasi dari berbagai faktor dan hal, selain masukan dari berbagai kalangan. Apalagi, kata Dindin, pembelajaran robotik, koding dan KA sudah masuk kurikulum, baik tingkat SD maupun SMP, sehingga SMK yang mempunyai TC program unggulan dirasa mempunyai tanggung jawab memberikan pembelajaran agar ke depan siswa bisa mengembangkan robotik, koding dan KA yang dilengkapi alat praktek bernama Leanbot.

Kata Dindin, International Robothon Competition yang merupakan pabrikan dari Pythaverse Co-Create Framework dimana di Indonesia juga ada dan dipasarkan sebagai media pembelajaran untuk anak-anak di dunia pendidikan sebelum di dunia nyata.

“Di industri sekarang sudah berbasis robot, dimana pun juga sudah berbasis robot, sehingga siswa harus dari awal membelajari ini (robotik, koding dan KA-red) bagaimana pengoperasian menggunakan koding atau atau kode kode tertentu yang harus mereka ketahui,” terangnya.

Dindin menyebutkan, pembimbing di ICRC merupakan guru-guru SMKIC yang sudah dimagangkan di PT Asaba untuk mempelajari pengoperasian kode-kode untuk selanjutnya menularkan kepada siswa siswi binaan. Pihaknya juga sudah mempunyai kelas khusus atau kelas robotik, dimana ke depan mereka akan ekspansi keluar mengimbaskannya kepada pelajar SD maupun SMP.

“Target kita tentu aja skala nasional, tapi kita rintis dulu dari lingkungan sekitar, yaitu di Padarincang Kabupaten Serang, nanti baru melaju ke kabupaten lainnya. Besar harapan mimpi kita ini terwujud,” harapnya.

Dindin juga mengucapkan terima kasih kepada Staf Ahli Bupati Serang yang sudah memberikan dukungan yang diharapkan segera direspons baik oleh Bupati Serang, dimana pada kompetisi internasional Robothon pada akhir 2025 lalu pihaknya sukses meraih penghargaan.

“Anak-anak kita ternyata berbakat bisa belajar koding dan KA. Besar harapan kami ke depan bisa difasilitasi dan dibina untuk nantinya bisa membawa nama baik daerah kabupaten di kancah internasional,” harapnya.

Sepengetahuan Dindin, pengembangan pembelajaran robotik, koding dan Ka disertai peraga dan perangkat bernama Leanbot dengan konsep ICRC merupakan pertama di Banten, dimana alat peraganya atau perangkatnya mendapat dukungan langsung dari Pythaverse Co-Create Framework Indonesia bekerja sama dengan PT Asaba.

“Kami berharap, di Padarincang Kabupaten Serang, khususnya generasi muda melek informasi, dimana kalau mereka sudah memahami mempelajari tentang robotik ini akan terbuka wawasan di dunia secara luas,” harapnya.

Menanggapi peluncuran ICRC, Staf Ahli Bupati Serang Encup Suplikhah mengapresiasi dan bangga atas inovasi ICRC oleh SMKIC tersebut. Encup juga mengucapkan terima kasih kepada PT Asaba yang sudah memberikan fasilitas dan pembinaan kepada siswa di wilayahnya untuk belajar robotik hingga sebanyak empat siswa sukses meraih juara kompetisi robotik internasional pada November 2025 dan juga meraih juara nasional pada Oktober lalu di Jakarta.

“Ke depan kami Insya Allah akan memfasilitasi bersama Ibu Bupati supaya anak-anak bisa bertemu langsung dan berdiskusi bagaimana ke depannya. Apalagi, Oktober tahun ini akan ada lagi kompetisi robotik di Jakarta dan Vietnam,” ujar mantan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) ini.

Encup berharap, siswa siswi yang saat ini sedang belajar dan dibina di ICRC bisa termotivasi untuk berinovasi membuat robotik  dengan kode-kode tertentu, dimana mereka sudah mulai mempelajari robot aerox. Encup pun menegaskan, pihaknya akan memberikan dukungan terhadap pengembangan robotik di Kabupaten Serang dan memotivasi siswa yang terjun di dalamnya yang dinilai sebagai aset bangsa.

“Harapannya anak-anak ke depan terus berinovasi membuat robotik dan kita akan usulkan ke Ibu Bupati agar anak-anak terbaik bangsa bisa dipertahankan dan diberdayakan,” harapnya. (Nizar)

bisnisbanten.com