Info TravelTravel

Taman Deduluran, Hiruk Pikuk Persaudaraan di Pusat Keramaian

Berada di pusat keramaian Kota Serang, Taman Deduluran cukup mudah dijangkau. Berada di Jalan Jenderal Sudirman, taman yang semula bernama Taman K3 Ciceri ini memiliki keunikan tersendiri.

Seperti kebanyakan taman kekinian pada umumnya, Taman Deduluran atau dalam bahasa Indonesia berarti taman persaudaraan ini memiliki tag map yang berada di pinggir jalan. Taman ini tepat berada di depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Ciri khas dari taman ini memiliki gapura warna-warni dengan segi tiga di bagian atas. Ada beberapa gerbang yang dipasang di beberapa spot. Dalam satu spot, terdapat tiga gerbang dengan komposisi warna mencolok, seperti merah, kuning, hijau, putih, dan biru. Spot-spot ini instagramable.

Advertisement

Belum lagi ikon tugu seperti tusuk sate yang tetap dipertahankan di taman ini. Membuat foto yang dihasilkan seperti sedang berada di Bandung.

Taman Deduluran ini sempat ditinjau Walikota Serang Syafrudin pada 8 Desember 2020 lalu. Keberadaan taman ini diharapkan menjadikan Kota Serang semakin asri dan sejuk, menjadi paru-paru kota, dan menjadi daya tarik wisata untuk datang ke Kota Serang.

Beberapa hari ini di Taman Deduluran juga disediakan fasilitas Wi-Fi gratis. Penyediaan fasilitas tersebut dalam rangka menuju kota pintar atau smart city. WiFi gratis dengan kecepatan 10 Mbps di Taman Deduluran tersebut sudah bisa diakses sejak sepekan lalu. Sebelumnya juga telah diuji coba beberapa waktu lalu. Sekarang ini sudah soft launching sekitar satu minggu. Ini juga sebagai salah satu fasilitas tambahan di taman deduluran Kota Serang.

Sekadar tahu, Taman Deduluran dibangun berdasarkan dari APBD Pemerintah Kota Serang. Proyek ini selesai dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Serang dalam waktu 60 hari.

Advertisement

Nah, penasaran kan? Datang aja ke sini. Ada di perempatan Ciceri Kota Serang. Saran sih ya, jangan datang di siang hari kalau gak mau kulit kamu gosong. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.