Banten24

Resmi Jabat Kadisparpora Kota Serang, Ahmad Nuri Siapkan Program Pemuda Kampung hingga Sentuhan Barokah Pariwisata

BISNISBANTEN.COM — Usai dilantik dan dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Ahmad Nuri langsung menggebrak dengan sejumlah skema dan gagasan baru.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang ini menegaskan komitmennya untuk tidak berdiam diri dalam memajukan pemuda, olahraga, serta potensi pariwisata di Kota Serang.

“Saya diberikan amanah oleh Pak Walikota Serang di Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga ya. Saya meyakini bahwa ini adalah sebuah amanah yang harus kita gerakkan,” ujar Ahmad Nuri saat ditemui usai dilantik, Senin (12/10/26).

Advertisement

Salah satu terobosan utama yang diusung Ahmad Nuri adalah program pemberdayaan untuk ketua dan organisasi pemuda tingkat kampung. Menurutnya, kelompok pemuda di tingkat basis ini sering kali terabaikan.

“Saya memiliki skema baru bahwa di bidang pemuda ada yang namanya pemuda kampung yang dipilih oleh pemuda-pemuda kampung, yang ini belum pernah disentuh oleh negara. Besok itu dinas pemuda harus mendorong ke arah sana, menyentuh ketua pemuda yang ada di kampung untuk diberdayakan,” tegasnya.

Mengutip pesan proklamator Bung Karno, Nuri optimistis bahwa potensi pemuda kampung bisa dioptimalkan jika disinergikan dengan berbagai sektor.

“Kata Bung Karno, berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia. Pemuda-pemuda kampung itu akan kita gerakkan untuk diberdayakan dan dikerjasamakan dengan beberapa leading sector, seperti kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan. Misalkan contoh isu sampah, pemuda yang bergerak di bidang pembersihan sampah,” tambahnya.

Di bidang olahraga, Disparpora Kota Serang tidak hanya ingin menjalankan program secara mekanis, tetapi fokus menciptakan stimulan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Di bidang olahraga, kita harus memunculkan atlet-atlet agar lebih berprestasi. Kita jadikan stimulan, jadi bukan hanya soal memberikan satu kegerakan mekanik, tapi juga memberikan satu bentuk prestasi nyata yang dimunculkan oleh Disparpora,” jelas Nuri.

Sementara di sektor pariwisata, Ahmad Nuri menyoroti potensi besar Kota Serang sebagai pusat wisata religi yang harus terintegrasi dengan edukasi sejarah. Ia ingin para peziarah yang datang dari berbagai daerah tidak hanya sekadar ngalap berkah, tetapi juga memahami nilai sejarah Banten.

“Pariwisata religi itu harus terkoneksi dengan situs sejarah. Orang yang datang ke Banten ribuan jumlahnya hanya untuk ngalap berkah karamah, tapi tidak pernah belajar sejarah panjangnya. Ada reruntuhan kerajaan seperti Kaibon yang memiliki spirit dan nilai sejarah tinggi,” jelas Nuri.

Ia menargetkan peziarah dari Jawa hingga Sumatera nantinya mendapat pengalaman berwisata yang lebih lengkap dan nyaman, layaknya pengelolaan wisata sejarah dan religi di Yogyakarta maupun Jawa Timur.

Guna merealisasikan seluruh program tersebut, Ahmad Nuri mengusung semangat kerja cepat dan berdampak bagi masyarakat luas.

“Tagline saya: Tidak siap untuk diam, terus laksanakan! Kita akan ramaikan semua. Mudah-mudahan amanah ini menjadikan maslahat, manfaat, dan selamat buat kita bersama, terutama saya sebagai abdi negara dan abdi rakyat,” pungkasnya. (Siska)

bisnisbanten.com