Banten24

Perkuat Ekonomi Masyarakat, Zakiyah-Najib Luncurkan Program Bantuan dan Pemberdayaan

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah kepemimpinan Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) dan Muhammad Najib Hamas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, termasuk dari sisi peningkatan ekonomi masyarakat berupa program bantuan dan pemberdayaan.

Program tersebut, mulai dari bantuan sosial berbasis pemberdayaan ekonomi seperti pemberian bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk 1.309 warga, pemberdayaan usaha mikro dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui pelatihan bagi 813 pelaku usaha mikro serta 652 pengurus dan pengawasan KDMP di 326 desa hingga pengembangan kawasan pesisir dan kampung nelayan merah putih.

“Kami mendukung 55 kelompok nelayan, melatih 430 warga dalam budidaya ikan, memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 200 nelayanan rentan, mengembangkan kampung nelayanan merah putih di Domas, serta penguatan sarana desa wisata dan kelompok sadar wisata di 31 Desa Wisata,” ungkap Zakiyah.

Advertisement

Untuk pemberian bantuan UEP, kata Zakiyah, merupakan bagian dari intervensi terpadu berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dirancang untuk mendorong masyarakat kurang mampu agar dapat mandiri secara ekonomi. Selain UEP, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebanyak 30 paket, masing-masing senilai Rp 15 juta untuk setiap kelompok yang terdiri dari lima orang.

Sementara itu, bantuan UEP diberikan sebesar Rp2,5 juta per orang kepada total 1.396 penerima manfaat. Bantuan difokuskan untuk mendukung usaha kecil masyarakat, seperti perdagangan, kuliner, hingga usaha rumahan lainnya yang memiliki potensi berkembang.

UEP merupakan program bantuan stimulanuntuk mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. UEP sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha produktif. Bantuan diarahkan untuk memperkuat ekonomi keluarga, sehingga ke depan mereka bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Program merupakan bagian dari komitmen Pemkab Serang dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan ‘Serang Bahagia’. Komitmennya jelas, bagaimana masyarakat bisa naik kelas secara ekonomi. Bantuan bukan sekadar santunan, tapi menjadi pemicu agar masyarakat memiliki usaha berkelanjutan. Harapannya, penerima manfaat bisa berkembang, bahkan membuka lapangan kerja baru di lingkungannya.

Mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan berbasis data DTKS. Calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki atau berencana memulai usaha produktif, serta bersedia mengikuti pembinaan dari pemerintah. Prosesnya juga melalui verifikasi dan validasi data, kemudian dilakukan pendampingan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal.

Melalui program bantuan UEP dan KUBE ini, Pemkab Serang tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong transformasi sosial menuju kemandirian ekonomi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata serta memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. (Advertorial)

bisnisbanten.com