Bupati Zakiyah: Benahi Infrastruktur, Terapkan 3 Prinsip Wujudkan Serang Bahagia

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas terus berbenah untuk mewujudkan visi Serang Bahagia. Di antaranya pada sektor infrastruktur dan keselamatan transportasi yang direalisasikan melalui kegiatan penanganan jalan.
Pemkab Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan Kabupaten sepanjang 68 kilometer dan rehabilitasi jembatan sebanyak 13 jembatan hingga penataan ruang terbuka publik di Kecamatan. Terkait penanganan keselamatan transportasi, Pemkab Serang melalui Dinas Perhubungan meluncurkan program pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), dimana tahun ini menjangkau hingga 20 Kecamatan, dengan total pemasangan di 555 PJU baru dan pemeliharaan 1.025 unit lampu jalan.
Keselamatan transportasi juga diperkuat melalui pemasangan marka sepanjang 17.190 meter, 116 rambu lalu lintas dan penunjuk arah, serta 20 rambu pendahulu petunjuk jurusan. Tidak sampai di situ, sebanyak 75 petugas ditempatkan di 15 perlintasan kereta api, disertai pengaturan lalu lintas di 21 lokasi rawan kemacetan agar perjalanan masyarakat lebih aman dan nyaman, serta penanganan darurat kapan dan jembatan di wilayah terdampak bencana.
“Kita membangun Kabupaten Serang dengan prinsip, tidak ada desa yang tertinggal, tidak ada wilayah yang terabaikan, dan tidak ada kelompok masyarakat yang luput dari perhatian pembangunan,” tegasnya.
Pemkab Serang juga terus mengoptimalkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai kementerian di tingkat pusat untuk membuka peluang dukungan pendanaan bagi program dan kegiatan di daerah, sekaligus memaksimalkan ruang fiskal yang dimiliki. Dengan koordinasi yang baik, pihaknya juga patut bersyukur atas berbagai kemajuan yang telah dicapai.
“Alhamdulillah, atas sinergi berbagai pihak, sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Serang di 2025 menunjukkan perkembangan positif,” ucapnya.
Zakiyah pun menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka turun 0,45 poin menjadi 8,73 persen, angka kemiskinan turun 0,03 poin menjadi 4,48 persen dan menjadi angka terendah ketiga di Provinsi Banten. IPM (Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat 0,82 poin menjadi 74,10; laju pertumbuhan ekonomi meningkat 0,35 poin mencapai 5,52 persen.
“Capain itu pun patut disyukuri, tetapi tidak boleh membuat kita lengah. Di balik setiap angka terdapat keluarga dan warga yang menunggu kebijakan yang lebih tepat sasaran. Pekerjaan kita masih panjang, yaitu menurunkan pengangguran, meningkatkan kualitas pekerjaan, memperkecil kesenjangan antarwilayah, menekan kemiskinan dan stunting,” ujarnya.
Selain infrastruktur, lanjut Zakiyah, saat ini pihaknya juga mulai memperluas akses air bersih dan sanitasi, memperbaiki transportasi, serta memastikan pembangunan dirasakan hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Serang. Pembangunan, kata Zakiyah, harus ditopang pemerintahan yang bersih, terbuka, cepat, dan berorientasi pada hasil reformasi birokrasi harus dirasakan melalui layanan yang sederhana, data yang akurat, Pengaduan yang ditindaklanjuti dan anggaran yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Zakiyah juga menyinggung soal digitalisasi yang harus berdampak pada layanan lebih mudah, aman, dan terhubung, tanpa meninggalkan warga yang belum memiliki akses teknologi. Untuk itu, Zakiyah mengajak seluruh unsur pentahelix, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media bersama DPRD, Forkopimda, Pemerintah Desa, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh warga untuk memperkuat kolaborasi.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri,” katanya.
Setiap perangkat daerah, sambung Zakiyah, harus bekerja lintas sektor, setiap Kecamatan menjadi simpul koordinasi, setiap desa menjadi pusat pertumbuhan dan pelayanan, serta setiap rupiah anggaran dipertanggungjawabkan manfaatnya. Zakiyah pun menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kemitraan yang terjalin melalui fungsi legalisasi, anggaran, dan peraturan konstruktif pembangunan.
“Kepada para pemuda, jadilah generasi yang menciptakan, mengembangkan, menghidupkan keterampilan digital, dan tetap menjunjung nilai agama serta kebangsaan.
Kepada kaum perempuan dan para ibu, saya menegaskan komitmen untuk memperluas akses terhadap pendidikan, kesehatan, perlindungan, penguatan ekonomi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan,” tegasnya.
Kepada para ulama dan tokoh masyarakat, Zakiyah juga memohon bimbingan agar pembangunan tetap berpijak pada nilai-nilai agama dan budaya, menjaga jati diri masyarakat Serang, dan membawa kemajuan yang berkeadilan serta bermanfaat bagi generasi hari ini dan generasi akan datang, juga pengawasan, pembahasan daerah dan anggaran yang menjadi landasan penting, karya, membangun pertanian usaha, modern, menguasai ekonomi kreatif. Oleh karena itu, Zakiyah juga mengajak masyarakat memperkuat persatuan, dan memperkokoh gotong royong. Juga kepada jajaran Pemerintah, Zakiyah mengimbau untuk memperkuat Pemerintahan yang bersih, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Kabupaten Serang bukan hanya sebuah wilayah, tapi rumah besar kita bersama, dari Serang untuk Indonesia. Dengan kerja nyata, kita wujudkan perubahan. Semoga Kabupaten Serang menjadi daerah yang aman, maju, sejahtera, berbudaya, religius, dan membahagiakan masyarakatnya,” harapnya. *(Advertorial)*









