Banten24

Jaga Stabilitas Pangan, Bupati Zakiyah Lindungi LP2B Hingga Bantu Alsintan

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Serang. Di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Pemkab Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mempertahankan surplus padi dengan cara memberikan perlindungan terhadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) hingga memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani.

“Dari sektor pertanian dan ketahanan pangan, produksi padi Kabupaten Serang tahun 2025 mencapai 635.076 ton atau melampaui target 541.435 ton. Maka dari itu, kamu memberikan perlindungan terhadap LP2B, memberikan bantuan Alsintan, benih, bibit tanaman, pengembangan komoditas, serta vaksinasi untuk menjaga kesehatan hewan ternak,” ungkap Zakiyah.

Kabupaten Serang sebagai daerah lumbung pangan, kata Zakiyah, pihaknya harus bisa menjaga stabilitas pangan, seperti area pertanian sebagai sumber pangan harus terus dijaga dengan baik. Tidak hanya itu, komunikasi dan kolaborasi dengan para petani juga harus terus dilakukan. Zakiyah pun mengapresiasi peran petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurut Zakiyah, petani berperan penting menyediakan bahan pangan bagi masyarakat dan hasil pertanian membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Advertisement

Untuk itu, petani perlu mendapat dukungan agar produksi pangan tetap terjaga dan ketahanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak atau kolaborasi, mulai dari pemerintah, petani, dan masyarakat perlu berkolaborasi untuk menjaga ketersediaan pangan.

Berdasarkan data DKPP Kabupaten Serang, realisasi produksi padi di Kabupaten Serang sepanjang 2025 mengalami surplus atau melebihi target. Dari target produksi sebesar 541.436 ton, terealisasi mencapai 576.091 ton.

Untuk itu, lanjut Zakiyah, pihaknya mendorong penguatan kelembagaan petani untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan, pengembangan teknologi pertanian dan penyediaan Alsintan. DKPP Kabupaten Serang berhasil memulihkan 17 hektare lahan pertanian dari ancaman kekeringan. Pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar dampak kekeringan terhadap produksi pangan ini tidak semakin meluas.

Selain itu, Pemkab Serang juga sudah mendistribusikan sekitar 600 unit pompa air selama periode 2023 hingga 2025, serta memasifkan pembangunan 99 lokasi infrastruktur pendukung pengairan, terdiri atas 52 titik Irigasi Perpompaan (Irpom), 29 lokasi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), 16 lokasi sumur bor, dan dua lokasi Irigasi Perpipaan. (Advertorial)

bisnisbanten.com