Banten24

Pemkot Serang Tuai Kritik Soal Penanganan Sampah

BISNISBANTEN.COM – Sekretaria Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Nanang Saefudin mengakui jika Pemerintah Kota mendapat kritikan dan saran terkait penanganan sampah dari masyarakat. Untuk itu, Nanang mendukung para pegiat sampah yang mengubah sampah menjadi bernilai ekonomis.

Demikian diungkapkan Nanang pada Peringatan Hari Sampah Nasional (HPSN) di lingkungan Pemkot Serang, Selasa (21/02/2023).

“Kami menerima kritikan dan saran dari masyarakat soal penanganan sampah di Kota Serang. Ini menjadi bagian dari kami mengoptimalkan penanganan sampah agar ke depan dilakukan dengan baik,” ungkap Nanang dalam sambutannya.

Advertisement

Kata Nanang, penanganan sampah bukan hanya pekerjaan pemerintah saja, melainkan juga masyarakat yang harus mengubah pola pikir (mindset) tentang sampah menjadi salah satu bagian pentingnya.

“Kolaborasi seluruh stakeholder di Kota Serang, baik pemda maupun masyarakat. Karena penanganan sampah harus dari hulu ke hilir. Merubah maindset sampah yang tadinya tidak mempunyai nilai ekonomis dikelola dengan baik, lalu memisahkan sampah organik dan non organik,” sarannya.

Penanganan sampah dari hulu, dijelaskan Nanang, yakni masyarakat dapat meminimalisasi sampah yang dibuang percuma. Pemanfaatan sampah menjadi kompos dan pakan disarankan Nanang, menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk ikut serta dalam penanganan sampah.

“Kami berharap sampah ditangani dari hulu, jadi ke hilir hanya sisanya saja, tidak sebanyak yang sekarang. Sampah dijadikan untuk kompos, pakan ternak, magot, dan itu akan kita giatkan kembali,” tegas Nanang.

Advertisement

Pihaknya juga, lanjut Nanang, akan mendukung masyarakat yang memiliki inovasi penanganan sampah. Jika dibutuhkan tempat, pihaknya siap memfasilitasi lahan.

“Misalkan ada tanah pemerintah daerah, tidak usah sewa, tetapi kerjasama, gratiskan agar sampah bisa ditangani dengan baik,” tutup Nanang. (eko/zai)

Advertisement
LANJUT BACA