Pemkab Serang Targetkan 75 Persen Terbentuk Kampung Keluarga Berkualitas

BISNISBANTEN.COM – Sebanyak 52 kampung di Kabupaten Serang tercatat sudah berstatus Kampung Keluarga Berkualitas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pun menargetkan 75 persen kampung di Kabupaten Serang bisa dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas.
Itu terungkap pada acara Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di Aula Brigjend KH Syam’un Pemkab Serang, Rabu (1/3/2023). Sosialisasi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri. Turut hadir Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit.
Usai sosialisasi kepada wartawan Entus menyambut baik diadakannya Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 yang digelar Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A). Menurut Entus, Inpres tersebut penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat lantaran Kampung Keluarga Berkualitas merupakan program prioritas nasional.
Pihaknya, kata Entus, saat ini sedang mengupayakan untuk mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas tersebut. Oleh karena itu, menurut Entus, perlu adanya kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh stakeholder untuk mewujudkannya.
“Program pembangunan Kampung Keluarga Berkualitas ini kerja bareng, kerja keroyokan, kolaborasi dari seluruh OPD dan seluruh stakeholder untuk mewujudkannya,” ujar Entus.
Maksud Berkualitas, dijelaskan Entus, dalam artian yaitu bidang kesehatan, tidak hanya reproduksinya, tetapi juga menyangkut hal-hal lain sehingga dapat menekan kasus stunting dan gizi buruk di Kabupaten Serang.
Lebih dari itu, lanjut Entus, Keluarga Berkualitas mempunyai makna bukan hanya bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan bidang ekonomi saja, melainkan semuanya harus berkualitas. Kata Entus, program Kampung Keluarga Berkualitas merupakan program lama yang sebelumnya bernama program Keluarga Berencana. Namun, saat ini sudah meningkat statusnya, bukan hanya keluarga berencana yang fokus pada bidang anak atau reproduksi.
“Ini (Keluarga Berkualitas-red) sudah luas lagi, tadi ke bidang kesehatan secara komprehensif. Kemudian juga ekonomi dan pendidikan. Keluarga Berkualitas harus mencakup minimal tiga dimensi, meliputi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan harus berkualitas,” terang mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang ini.
Adapun implementasi program Kampung Keluarga Berkualitas, dijelaskan Entus, intervensi yang harus dilakukan Pemkab Serang, salah satunya Sosialisasi bersama leading sektor, yaitu DKBP3A dan mengajak seluruh OPD terkait untuk berkolaborasi.
“Ini sesungguhnya hakikat pembangunan dari Keluarga Berkualitas yang akan menciptakan keluarga sejahtera lahir batin, kemampuan dari ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit menjelaskan, Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2022 terkait Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Berkualitas yaitu sistem kesatuan wilayah yang ada di desa untuk dapat melaksanakan proses pembangunan secara konvergensi dan terpadu. Kampung Berkualitas, kata Tarkul, merupakan garapan DKBP3A, tetapi semua OPD juga bergerak membuat intervensi dengan program pembangunan.
Kata Tarkul, ada beberapa indikator yang harus terpenuhi untuk memenuhi syarat Kampung Keluarga Berkualitas, misalnya di kampung tersebut masih banyak anak-anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akte Kelahiran, maka menjadi peran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) agar bagaimana memenuhi hak-hak mereka.
“Sesungguhnya ini program keterpaduan semua sektor,” katanya.
Untuk saat ini, disebutkan Tarkul, Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Serang sudah terbentuk 52 kampung. Setelah terbitnya Inpres Nomor 3 Tahun 2022, Tarkul berharap, di Kabupaten Serang minimal 75 persen kampung dari 326 desa menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.
“Tahun ini di Kabupaten Serang akan diusulkan menjadi peserta lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat nasional, yaitu Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal. Kita sama-sama membina Desa Mongpok untuk penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas agar bisa berkiprah di nasional,” harapnya. (Nizar)









