Banten24

Pemkot Serang Bangun GOR Bulu Tangkis Rp3,9 Miliar di Stadion Maulana Yusuf, Target Tuntas September

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) resmi memulai pembangunan Gedung Olahraga (GOR) khusus bulu tangkis di kawasan Stadion Maulana Yusuf.

Pembangunan ini merupakan langkah relokasi sekaligus komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas pengganti pasca-rencana pembongkaran GOR Alun-alun tahun ini.

Kepala Disparpora Kota Serang Zeka Bachdi mengungkapkan, bahwa proyek ini merujuk pada aturan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang mewajibkan adanya fasilitas pengganti atas setiap sarana olahraga yang dibongkar.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini kita anggarkan pembangunan GOR pengganti yang di Alun-alun. Kita pusatkan di area stadion agar tercipta sport center yang terintegrasi di Kota Serang,” ujar Zeka saat meninjau lokasi, Rabu (06/05/26).

GOR baru ini dirancang khusus untuk cabang olahraga bulu tangkis dengan spesifikasi yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan luas bangunan sekitar 600 meter persegi, fasilitas ini diproyeksikan layak untuk menggelar kejuaraan resmi.

Zeka menjelaskan bahwa proyek ini menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp3,9 miliar. Hingga saat ini, progres fisik di lapangan telah menunjukkan tren positif.

“Saat ini pengerjaan telah mencapai 20 persen. Kami menargetkan pembangunan selesai dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat pada Agustus atau September 2026 mendatang,” terangnya.

Mengingat pembangunan GOR ini masuk dalam kategori Proyek Strategis Daerah (PSD) berdasarkan SK Walikota, Disparpora menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk melakukan pendampingan hukum.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan proyek, mulai dari perencanaan, standar harga, hingga pelaksanaan fisik, berjalan sesuai koridor hukum guna mencegah terjadinya penyimpangan atau kerugian negara.

“Pendampingan ini bukan berarti melegalkan segala hal, tapi tim Kejari mengecek detail dari awal. Jika ada yang kurang tepat, mereka memberikan masukan agar tidak ada penyimpangan di lapangan. Konsultan pengawas juga dipantau agar pekerjaan tetap on track,” tegas Zeka.

Terkait penataan ulang Alun-Alun Kota Serang, Zeka memastikan bahwa ke depannya fungsi olahraga di pusat kota tersebut akan mengalami perubahan konsep. Fasilitas bulu tangkis sepenuhnya dipindahkan ke stadion, namun fasilitas lain seperti basket dan tenis tetap dipertahankan.

Bahkan, Pemkot Serang berencana mempercantik fasilitas yang tersisa di Alun-alun. Khusus untuk lapangan tenis, rencananya akan ditingkatkan statusnya menjadi fasilitas indoor dengan penambahan atap agar lebih nyaman digunakan oleh masyarakat di berbagai cuaca.(siska)

bisnisbanten.com