Banten24

Panen Raya Cabai Dinilai Pemkot Serang Berkontribusi Tekan Inflasi

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Kelompok Tani III di Lingkungan Cipugur, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka melakukan Panen Raya Cabai Merah hasil budidaya di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (22/2/2023). Budidaya cabai merah dinilai berkontribusi menekan angka inflasi.

Panen Raya dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Serang Nanang Saefudin, Kepala Dinas Pertanian Kota Serang Sony August, dan perwakilan OPD terkait lainnya, serta dari Bank Indonesia (BI) perwakilan Banten.

Diketahui, di lahan seluas 2 hektare tersebut, Kelompok Tani III telah menghasilkan hingga 8 ton cabai per hektare, dan dalam sekali tanam bisa 12-25 kali petik panen.

“Melalui Panen Raya ini, Pemkot Serang telah menekan angka Inflasi di Kota Serang, dengan cara menginisiasi lahan yang belum diolah agar bisa menghasilkan,” ujar Nanang.

Soalnya, kata Nanang, harga cabai menjadi salah satu pemicu inflasi. Untuk itu, pihaknya melalui Dinas Pertanian menginisiasi lahan tidur untuk diolah dengan baik dan menghasilkan. Nanang berharap, Panen Raya bisa menarik minat masyarakat di Kota Serang untuk menanam bahan pokok lainnya.

“Ini rule model. Mudah-mudahan, hasilnya baik dan kita sosialisasikan ke masyarakat, lalu banyak masyarakat yang menanam cabai. Tapi jangan cabai semua, nanti harganya turun, kasihan kelompok tani,” saran Nanang.

Nanang pun memperingatkan para pengepul untuk tidak mendistribusikan hasil panen ke luar Kota Serang. Pihaknya akan mengawasi para pengepul yang akan mendistribusikan hasil panen Kota Serang.

“Perjanjiannya kan tidak boleh dibawa ke Pasar Induk di luar Kota Serang. Para pengepul yang datang kita pastikan mendistribusikan ke Kota Serang,” tegasnya. (eko/zai)

bisnisbanten.com