Banten24

Kolaborasi Pemprov Banten dan Pemkot Serang Resmikan 5 Ruas Jalan Baru

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meresmikan lima titik ruas jalan hasil kolaborasi pembangunan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk tahun anggaran 2025. Infrastruktur jalan tersebut ditujukan untuk mendorong percepatan fasilitas publik serta menopang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga Serang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasinya atas sinergi antar-pemerintah daerah yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan lima titik ruas jalan hasil kolaborasi antara Provinsi Banten dengan Kota Serang. Ini sangat bermanfaat untuk warga Kota Serang dalam meningkatkan sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, sekaligus mempercepat fungsi jalan sebagai penopang fasilitas masyarakat,” ujar Budi Rustandi, saat ditemui usai peresmian Jalan Andra pada Rabu (30/09/26).

Advertisement

Untuk perencanaan ke depan, Pemkot Serang juga mengusulkan penambahan alokasi pembangunan infrastruktur di kawasan-kawasan strategis hingga ke tingkat perkampungan.

“Tahun depan insyaallah ada lagi, bahkan lebih banyak kayaknya. Ke depan kita minta untuk membangun ikon di Tamansari, Pasar Lama, dan tentunya jalan-jalan yang di pedesaan, perkampungan, atau di kelurahan,” tambah Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi memaparkan, total panjang penanganan infrastruktur jalan kolaborasi yang diresmikan tahun ini mencapai 4.690 meter (4,69 km) di lima lokasi strategis, yaitu akses Pelabuhan Karangantu (Kecamatan Kasemen), jalan Pejuang 45, akses Desa Kalanganyar, ruas Jalan Pakupatan – Bendung, dan ruas Jalan Kasemen – Warung Jaud.

Proyeksi Pembangunan Jalan Tahun 2026

Iwan Sunardi juga membeberkan rencana lanjutan bantuan pembangunan jalan dari Pemprov Banten untuk periode anggaran berikutnya, termasuk pengerjaan pada APBD Perubahan.

“Rencananya kita ada beberapa jalan yang diprioritaskan untuk penanganan lanjutan yang dibantu oleh provinsi, yaitu ruas jalan Sayar, ruas Dalung – Karundang dan ruas Kaligandu – Trondol, insyaallah tahun ini ditargetkan masuk dalam skema alokasi perubahan”, paparnya.

Adapun estimasi panjang jalan yang masuk dalam pembahasan proyeksi lanjutan tersebut meliputi Jalan Sayar ada penambahan penanganan 1 km, jalan Dalung – Karundang penanganan lanjutan sepanjang 3 km, sedangkan jalan Kaligandu – Trondol penenganan lanjutan 1,3 km.

Mengenai besaran anggaran proyek perbaikan dan peningkatan jalan tersebut, Iwan menyebutkan bahwa kewenangan teknis penganggarannya berada di pihak pemerintah provinsi. “Kalau nilai itu di provinsi,” jawab Iwan saat ditanya mengenai total pagu anggaran.

Terkait pelaksanaan secara menyeluruh, pihak pemkot mengonfirmasi bahwa penanganan belasan titik infrastruktur yang didukung anggaran daerah maupun bantuan keuangan wilayah mitra telah rampung pada bulan ini.

“Inisiasi baik dari APBD maupun dari bantuan keuangan Tangerang Selatan dalam 17 titik itu alhamdulillah di bulan September ini sudah rampung 100 persen. Jadi yang kemarin tersisa 2 lokasi, alhamdulillah bulan ini sudah kita selesaikan,” terangnya.

Mengenai target pembangunan jalan jalan beton untuk periode mendatang, DPUPR Kota Serang saat ini masih menyusun daftar inventarisir skala prioritas. “Masih banyak jalan beton-beton kita, masih dalam tahapan rekapitulasi mana saja yang lebih prioritas. Nanti datanya langsung dari Kabid Bina Marga,” tutup Iwan. (Siska)

bisnisbanten.com