Kasus Penyakit Meningkat, Dinkes Cilegon Minta Masyarakat Terapkan PHBS

BISNISBANTEN.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menyampaikan jika kasus penyakit menular dan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Cilegon meningkat. Masyarakat pun diminta agar menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dengan memerhatikan dan melaksanakan 10 indikatornya.
Permintaan itu disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon drg Rully Kusumawardhany pada Acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas kader Kesehatan Dalam Pembinaan PHBS di Rumah Tangga di Aula Kecamatan Jombang, Cilegon, Kamis (16/2/2023).
Diungkapkan Rully, angka kasus penyakit menular dan PTM meningkat awal tahun ini, sehingga masyarakat harus waspada. Oleh karena itu, pihaknya sengaja mengumpulkan Kader Kesehatan Mandiri se-Cilegon memberikan pemahaman untuk meningkatkan kapasitas Kader agar dapat menyosialisasikan PHBS yang mudah dipahami masyarakat. Rully pun meminta kader agar perduli terhadap pencegahan penyakit. Menurut Rully, mencegah lebih baik daripada mengobati.
“Kalau sudah jatuh sakit tidak menjamin sembuh dan dipastikan bakal mengeluarkan biaya yang mahal. Jadi, kita harus bergerak bersama, baik masyarakat maupun pemerintah harus melakukan pencegahan dengan menerapkan PHBS,” sarannya.
Pihaknya juga, lanjut Rully, mendorong para Kades Kesehayan dan masyarakat agar penerapan 10 indikator PHBS di lingkungan rumah tangga untuk menjaga keluarga atau lingkungan menjadi sehat.
Ke-10 indikator PHBS itu, antara lain persalinan ditolong oleh Tenaga Kesehatan (Nakes), memberi ASI ekslusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan tidak merokok dalam rumah. (dik/zai)









