Keuangan

Kasus Penipuan Makin Menjadi, Ini Jenis Modus Penipuan Pinjam Uang yang Viral dan Harus Diwaspadai

BISNISBANTEN.COM – Penipuan pinjam uang merupakan salah satu modus kejahatan yang sering terjadi di masyarakat.

Para pelaku penipuan menggunakan berbagai cara untuk memanfaatkan kebutuhan dan kepercayaan korban.

Penipuan pinjam uang bisa terjadi kepada siapa saja, tetapi dengan mengetahui modus-modus yang umum dapat melindungi diri agar lebih berhati-hati.

Advertisement

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui modus-modus penipuan ini agar dapat menghindarinya dan menjaga keamanan finansial Anda.

1. Penipuan Melalui Media Sosial

Penipu menggunakan akun media sosial palsu atau meretas akun teman atau kerabat korban. Mereka kemudian menghubungi korban melalui pesan pribadi, mengaku dalam keadaan darurat dan membutuhkan pinjaman uang segera.

Permintaan uang mendesak tanpa alasan yang jelas, terutama jika disampaikan melalui pesan singkat atau media sosial.

Advertisement

2. Penipuan Melalui Telepon

Penipu menelepon korban, mengaku sebagai kerabat atau teman yang sedang dalam masalah serius dan memerlukan uang segera. Mereka sering menggunakan cerita dramatis untuk membuat korban panik dan segera mengirim uang.

Panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal dengan cerita yang sangat mendesak hingga membuat korban iba.

3. Penipuan Melalui SMS atau Email

Penipu mengirimkan pesan SMS atau email yang mengaku sebagai teman atau anggota keluarga korban. Mereka sering meminta pinjaman uang dengan alasan darurat, seperti kecelakaan atau kehilangan barang berharga.

4. Penipuan Pinjaman Online

Penipu menawarkan pinjaman dengan syarat yang sangat mudah dan cepat melalui platform online atau aplikasi palsu.

Mereka kemudian meminta pembayaran biaya administrasi atau jaminan sebelum pinjaman bisa dicairkan, tetapi setelah uang dikirim, pinjaman tersebut tidak pernah diberikan. Tawaran pinjaman dengan syarat yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, terutama jika meminta pembayaran di muka.

5. Penipuan Menggunakan Identitas Palsu

Penipu menggunakan identitas palsu atau mengaku sebagai perwakilan dari lembaga keuangan resmi untuk menawarkan bantuan pinjaman. Mereka meminta data pribadi dan informasi keuangan korban untuk digunakan dalam tindakan kriminal.

6. Penipuan Pinjam Uang Pada Anggota Grup

Penipu biasanya masuk ke suatu grup atau komunitas, kemudian ia mengirimkan pesan pada beberapa anggita grup secara pribadi untuk meminjam uang.

Biasanya, penipu juga sangat mendesak calon korbannya dan menjual kisah sedih. Pelaku akan menjanjikan pembayaran utang secepat mungkin. Padahal.setelah korban memberikan pinjaman pada pelaku, sang pelaku penipuan akan segera memblokir korban. (Sarah)

Advertisement
LANJUT BACA