Banten24

Harlah IKBA Kab Serang ke-17, Bupati Serang Minta Pendidikan Agama Masuk Kurikulum PAUD

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai peran guru, terutama guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus di Kabupaten Serang ke depan. Agar terbangun akhlak anak dengan baik, Tatu yang juga didaulat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Serang meminta pendidikan agama bisa masuk kurikulum pembelajaran PAUD.

Demikian permintaan Tatu dalam sambutannya saat menghadiri dan membuka acara Harlah Ikatan Kader Bina Keluarga Balita dan Adituka (IKBA) Kabupaten Serang ke-17 yang dirangkaikan dengan Workshop Merdeka Belajar bertajuk ‘Kiat Sukses Menjadi Guru Mantaph (Menyenangkan Asyik Ngangenin Terampil Antusias Percaya Diri dan Hangat)’ di Gedung Serba Guna Akademi Kebidanan (Akbid) Faletehan, Jalan Serang-Cilegon, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (8/3/2023).

Acara yang diikuti ratusan perwakilan guru PAUD se-Kabupaten Serang itu juga dihadiri Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 yang juga selaku Tokoh Muda Pemerhati Anak dan Pembina IKBA Kabupaten Serang Andika Hazrumy, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Subur Priyanto.

Kemudian, Ketua PGRI Kabupaten Serang Janjusi, dua Wakil Direktur RSUD dr Dradjat Prawiranegara Encup Suplikhah dan Mujiati Erianis yang juga selaku pembina IKBA, Camat Kramatwatu Sri Rahayu Basukiwati, dari Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Serang.

Kedatangan Tatu bersama Andika disambut antusias para guru PAUD yang diiringi lagu ciptaan sendiri berjudul ‘Mari Membangun Kabupaten Serang’ yang dilantunkan langsung oleh Ketua IKBA Kabupaten Serang Kurota Akyun. Acara dilanjutkan dengan tarian tradisional Profil Pelajar Pancasila, sebelum diakhiri dengan sambutan dan pemotongan tumpeng, serta penyerahan souvenir.

Tatu menilai, guru PAUD luar biasa. Menurut Tatu, jika daerah ingin maju,maka harus fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikannya yang juga menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, terutama pendidikan dari awal yang mendorong kecerdasan anak.

“Guru PAUD sangat berperan penting menyiapkan generasi penerus Kabupaten Serang, umumnya Provinsi Banten. Saya tidak tanggung-tanggung minta Kadindik mengawal pendidikan dari awal,” tegasnya.

Pihaknya juga, kata Tatu, sudah mempunyai program beasiswa guru PAUD untuk membekali ilmu yang mumpuni dan siap mendidik anak. Disebutkan Tatu, program beasiswa guru PAUD sudah diluncurkan Pemkab Serang sebanyak dua angkatan. Untuk angkatan pertama sudah meluluskan 371 guru. Saat ini sudah memasuki angkatan kedua sebanyak 368 guru PAUD yang menerima beasiswa kuliah.

“Ilmu ini kesejahteraan dari segalanya. Bukan hanya untuk gurunya, tetapi juga bagi anak didiknya. Ketika ilmu diberikan ke anak didik, tentunya bermanfaat dan menjadi amal jariyah yang tidak akan pernah putus,” terang Ketua DPD Partai Golkar Banten ini.

Tatu pun meminta para guru PAUD bisa mendidik anak didiknya dasar agama.

“Saya minta di PAUD kurikulumnya dimasukkan unsur pendidikan agamanya. PAUD sampai SD waktunya membentuk anak menjadi disiplin, anak peduli terhadap temannya, anak berkarakter sosial, dan lainnya. Jadi, saya nitip ke ibu-ibu agar dapat membentuk anak-anak sebaik mungkin dan memasukkan unsur agama,” pesan bupati dua periode ini.

Kata Tatu, pendidikan bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan juga tugas masyarakat. Oleh karena itu, Tatu meminta para guru atau tenaga pendidik bisa mengajak dan memberikan pemahaman kepada orangtua soal pendidikan anak.

“Di rumah orangtua juga harus sinkron. Makanya berbagi pengalaman dan berbagi tugas dengan orangtua anak di rumah. Harus kompak mendidik anak, misalnya dari sisi agama dan lainnya dengan memberi contoh,” pintanya.

Tatu mencontohkan, mengajarkan anak dengan memberi contoh memberikan cara bagaimana lingkungan bersih, keluar ruangan agar mematikan lampu, dan bersikap saling tolong menolong. Tatu juga mendorong guru PAUD bisa membentuk anak menjadi periang, sehingga bisa mengarah kepada hal positif.

Terkait Workshop, Tatu meminta Dindikbud Kabupaten Serang bisa memfasilitasinya menjadi agenda rutin. Tatu menilai, Workshop terhadap guru PAUD bagus agar mendapat pemahamaan membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Terkait penyediaan sarana prasarana, Tatu berjanji, akan memenuhinya secara bertahap.

“Kami Pemda fokus terhadap pendidikana SD dan SMP yang menjadi tanggung jawab kita. SMA tanggung jawab Pemprov. Kita selesaikan sarprasnya, baru masuk ke usia dini. Pendidina ini tidak bisa hanya diurus Pemda, tapi harus melibatkan semua,” tandas Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.

Sementara itu, Tokoh Muda Pemerhati Anak dan juga Pembina IKBA Kabupaten Serang Andika Hazrumy mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader pejuang pendidikan, khususnya PAUD yang dinilai sudah banyak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Pendidikan, menurut Andika, menjadi upaya peningkatan SDM, dimana Indonesia juga sudah mempunyai target menjadi generasi Indonesia Emas 2045 dan dicanangkan dari sejak PAUD, yaitu Multitalenta, aktif, dan spiritual.

“Beberapa harapan dari para guru PAUD ini menjadi masukan bagi semua stakeholder, khususnya pemerintah daerah. Semoga ke depan pemerintah bisa memberikan sentuhan kesejahteraan bagi para guru PAUD. Untuk itu saya mengajak para guru PAUD untuk berbahagia bersama. Selamat Harlah ke-17, kita semua harus berbahagia selalu,” ujarnya. (Nizar)

bisnisbanten.com