Generasi Muda Saat Ini Terlalu Banyak Pilihan, Simak Pesan Nadiem Makarim

BISNISBANTEN.COM – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengungkapkan, tantangan generasi muda saat ini adalah terlalu banyak pilihan.
Menurutnya, banyaknya pilihan itu tidak semua bisa dipandang positif dan justru dinilai memusingkan otak.
Untuk itu, melansir dari chanel YouTube Kemenkeu RI dalam acara Mofest 2022 yang diselenggarakan pada Kamis (1/12/2022), Nadiem menyarankan hal apa saja yang jangan dan harus dilakukan generasi muda untuk bisa fokus menghadapi keadaan saat ini dan ke depannya.
Pertama, Nadiem Makarim menyarankan agar generasi muda tidak membuang waktu bermain media sosial. Selain menguras waktu, hal itu juga bisa menguras energi dan emosi.
Ia melihat banyak sekali generasi muda yang terobsesi dengan memainkan media sosial untuk mendapat jumlah like yang disuka dan segala perhatian yang ada di dalamnya.
Penyesalan pun biasanya terjadi pada beberapa tahun mendatang, sebab tidak menghabiskan waktu untuk hal yang lebih bermanfaat.
“Kalau mayoritas energi, waktu dan emosional kita masuk ke situ, sangat sedikit sisanya energi untuk bisa sukses dalam start up kita, dalam karier kita, dalam organisasi kita, keluarga kita, dan lain-lain,” ujarnya.
Kedua, perlu ditanamkan pola pikir untuk mengambil risiko jika ingin sukses. Nadiem mengatakan, jangan harap kesuksesan akan datang dalam bidang apapun jika tidak siap ambil risiko.
Ketiga, hal lain yang perlu ditanamkan adalah punya growth mindset, di mana rasa ingin tahu tinggi dan selalu mau belajar. Satu-satunya cara untuk jadi pembelajar seumur hidup adalah dengan tidak merasa pintar.
“Kalau kita benar-benar merasa diri kita pintar, motivasi kita untuk belajar terus akan terus menurun dan pada saat itu lah kita akan menjadi stagnan. Jadi rasa ingin tahu adalah hal yang terpenting untuk mendapatkan skill-skill baru,” imbuh Nadiem.
Sebagai informasi tambahan, Mofest adalah festival kolaboratif Kementerian Keuangan bagi generasi muda dalam mengembangkan karakter dan potensi diri, berinovasi, berdaya saing, berjejaring dan memahami potensi ekonomi Indonesia untuk bergerak bersama menuju Indonesia Maju 2045. (Dhori)









