Banyak Warga Kelurahan Ketileng Cilegon Keluhkan Jalan Rusak

BISNISBANTENCOM – Pemerintah Kelurahan Ketileng, Kecamatan/Kota Cilegon melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) di aula Kelurahan Ketileng, Cilegon, Jumat (20/01/2023). Banyak warga yang mengeluhkan jalan rusak, sehingga pembangunan infrastruktur jalan di Kelurahan Ketileng menjadi program prioritas tahun ini.
“Kita upayakan agar akses jalan menuju Kelurahan Ketileng segera dibangun karena kondisinya rusak. Makanya, ini (pembangunan jalan-red) menjadi usulan prioritas. Semoga bisa direalisasi,” harap Lurah Ketileng Hilman Setiaji kepada bisnisbanten.Con di-sela kegiatan Musrenbagkel.
Menurut Hilman, akses jalan menuju kantor kelurahan juga sangat berpengaruh besar dan bermanfaat untuk menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat. Karena jalan selain menjadi akses menuju kantor kelurahan, juga ada Sentra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Ketileng.
Kata Hilman, di depan Kelurahan Ketileng ada Sentra UMKM dan jalan yang dinilai sangat berpengaruh besar untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jika jalan rusak dan bergelombang, maka akan sangat membahayakan pengendara yanh melintasi, apalagi setiap musim hujan.
“Makanya, kita fokuskan usulan Musrenbangkel ini melalui dana OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk membangun jalan, sehingga masyarakat nyaman saat berkendara,” ujarnya.
Program unggulan lainnya di Kelurahan Ketileng, diakui Hilman, masih seputar infrastruktur atau fisik, seperti pembangunan saluran drainase, paving block, pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU), dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
“Semoga adanya penerangan jalan (menyebut PJU-red) bisa membantu masyarakat kita, khususnya anak-anak yang mau mengaji dan belajar bersama, sehingga tidak ada lagi jalan yang remang-remang ketika makam hari,” terangnya.
Hilman berharap, pemerintah sampai pengurus RT/RW bisa bersama-sama masyarakat menjaga hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan, agar dampaknya bisa dirasakan dalam waktu yang lama.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Hadir juga Pak Camat, perwakilan Bappedalitbang (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan) dan Kotaku, serta OKP (Organisasi Kepemudaan). Semoga semuanya bisa direalisasikan (usulan prioritas-red),” harapnya. (dik/zai)









