Banten24

Kolaborasi Halal Center Mathla’ul Anwar dan Pemkot Serang, Genjot Sertifikasi Halal UMKM

BISNISBANTEN.COM — Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA) bersama Pemerintah Kota Serang menggencarkan penguatan ekosistem produk halal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Langkah strategis ini direalisasikan melalui pelatihan digital marketing dan pendampingan sertifikasi halal yang melibatkan puluhan peserta dari unsur pendamping dan pelaku usaha di Kota Serang.

Direktur Utama Halal Center Mathla’ul Anwar Hadi Susilo mengungkapkan, bahwa kegiatan ini didukung penuh oleh Pemkot Serang, PT Pegadaian, serta Bank BJB Syariah guna mempercepat akselerasi legalitas produk lokal.

“Hari ini kami mengadakan pelatihan digital marketing untuk pendamping dan UMKM di Kota Serang, tujuannya untuk membangun ekosistem halal. Alhamdulillah kami mendapat support dari Pemkot Serang, Pegadaian, dan Bank BJB Syariah dengan mengundang lebih dari 50 peserta,” ujar Hadi saat ditemui usai acara pada Rabu (04/11/26).

Advertisement

Hadi menjelaskan, keberadaan pendamping halal sangat krusial di lapangan untuk memangkas hambatan yang dihadapi pelaku usaha. Dengan terjun langsung, para pendamping dapat membantu UMKM tidak hanya dalam urusan sertifikasi halal, tetapi juga aspek permodalan dan manajemen usaha.

Kendati demikian, tantangan terbesar saat ini masih seputar kurang masifnya sosialisasi serta rendahnya kesadaran sebagian pelaku usaha. Terlebih, kultur masyarakat mayoritas muslim membuat sebagian UMKM merasa produknya sudah aman tanpa sertifikasi resmi.

Padahal, sertifikasi halal kini menjadi instrumen penting regulasi sekaligus jaminan mutu kesehatan bagi konsumen.

Saat ini, HCMA menaungi lebih dari 900 pendamping halal di seluruh Banten, dengan sekitar 100 pendamping bertugas di Kota Serang. HCMA rutin menggelar pelatihan pendamping hingga dua kali dalam sebulan.

​Mengenai realisasi sertifikasi halal, Hadi mengungkapkan bahwa jumlah UMKM yang tersertifikasi di Kota Serang saat ini belum menyentuh angka 1.000. HCMA mematok target minimal 5.000 pelaku usaha tersertifikasi per tahun di setiap kabupaten/kota.

​”Memang masih ada PR sekitar 4.000 pelaku usaha lagi. Kami butuh kolaborasi data dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Kota Serang. Akselerasi ini juga akan didorong melalui sinergi CSR perusahaan maupun BUMN,” jelasnya.

Terkait prosedur, Hadi memastikan proses pengurusan sertifikat halal kini jauh lebih cepat dan mudah. Untuk jalur UMKM mikro, estimasi selesai hanya memakan waktu 12 hari kerja dengan biaya yang sangat terjangkau, kisaran Rp230.000. Sedangkan untuk reguler Membutuhkan waktu sekitar 21 hari kerja (biaya menyesuaikan NIB, jumlah produk, dan lokasi.

Biaya tersebut bahkan bisa menjadi gratis apabila UMKM memanfaatkan program fasilitasi dari BPJPH, pemerintah daerah, maupun dana CSR lembaga kemitraan. Pelaku usaha di Kota Serang yang ingin mendaftar dapat mendatangi kantor HCMA yang berlokasi di daerah Legok, Kota Serang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menyampaikan, bahwa program kolaborasi ini dihadirkan untuk mendorong daya saing UMKM lokal agar mampu meningkatkan omzet penjualan serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Kota Serang.

​”Yang jelas ini program kolaborasi antara Mathla’ul Anwar dan Pemkot Serang untuk bisa menumbuhkan serta meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kota Serang. Konsen kita saat ini adalah bagaimana pelaku UMKM bisa bertumbuh, omsetnya naik, dan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi,” ujar Agis.

​Selain pembinaan kapasitas usaha, Pemkot Serang juga menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan kewajiban sertifikasi halal, khususnya bagi para pelaku usaha di sektor kuliner atau food and beverage (F&B). Langkah ini menjadi bagian penting dari percepatan pembentukan ekosistem halal di Kota Serang.

​Menurut Agis, sosialisasi mengenai pentingnya sertifikat halal telah berjalan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan akan terus diperluas jangkuannya ke depan.

​”Kita sudah sosialisasikan melalui OPD terkait, khususnya bagi UMKM food and beverage. Kita lagi konsen membangun ekosistem halal di Kota Serang. Ke depan sosialisasinya akan kita perluas lagi,” jelasnya.

​Agis mengapresiasi peran aktif Mathla’ul Anwar dalam mendukung program-program pemerintah daerah. Ia meyakini kerja sama ini akan terus berlanjut dalam berbagai program strategis lainnya demi kesejahteraan masyarakat Kota Serang. (Siska)

bisnisbanten.com