Perbankan

Panin Expo 2026 Hadirkan 24 Booth, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Ekonomi Lokal

BISNISBANTEN.COM -– Panin Expo 2026 resmi digelar di Cilegon Center Mall (CCM), Kota Cilegon, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang mengusung konsep pameran sekaligus gathering mitra bisnis tersebut diikuti sebanyak 24 booth yang menghadirkan berbagai sektor, mulai dari perbankan, properti, otomotif, hingga UMKM.

Kepala Cabang Bank Panin Serang, Muhammad Rony Rochim mengatakan, Panin Expo 2026 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan para mitra bisnis sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada manajemen Cilegon Center Mall yang telah menyediakan ruang bagi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Advertisement

“Terima kasih kepada CCM yang sudah menyiapkan ruang bagi kami sehingga bisa menggelar pameran hari ini. Kami sudah beberapa kali menggelar pameran, mulai dari Citra Raya, Serang, hingga sekarang di Cilegon,” ujarnya.

Menurutnya, Cilegon menjadi salah satu wilayah yang strategis bagi Bank Panin karena cakupan bisnis perusahaan meliputi Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Rony menjelaskan, Panin Expo sebelumnya memiliki konsep sebagai pameran rumah idaman. Namun, konsep tersebut kemudian dikembangkan menjadi expo yang melibatkan lebih banyak mitra, termasuk UMKM dan sektor otomotif.

“Acara ini sebenarnya gathering dengan mitra bisnis kami. Kami berpikir, daripada hanya berkumpul atau nongkrong di kafe, lebih baik membuat sesuatu yang bermanfaat sekaligus bisa menjadi tempat untuk berjualan dan mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk serta layanan,” katanya.

Selain kegiatan pameran, Bank Panin juga menggelar sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan sebagai rangkaian Panin Expo 2026. Di antaranya berbagi makanan kepada masyarakat yang membutuhkan, kunjungan ke panti asuhan, serta penanaman pohon.

Rony mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Panin untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan.

“Setiap tahun kami ingin ada kegiatan positif. Salah satunya menanam pohon. Pesan dari almarhum Pak Onie dulu, kalau belum bisa membangun masjid, tanamlah pohon. Selama pohon itu menghasilkan oksigen dan dihirup banyak orang, pahalanya tidak akan berhenti,” tuturnya.

Ia berharap, tradisi menanam pohon tersebut dapat terus dilakukan dalam setiap pelaksanaan Panin Expo pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rony juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Panin Expo sebagai ruang untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan dan layanan keuangan.

“Silakan datang ke Panin Corner. Masyarakat bisa bertanya mengenai kebutuhan maupun keinginan terkait jasa keuangan. Kami siap memberikan solusi,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Yusuf Wicaksono Hascaryotomo, mengapresiasi penyelenggaraan Panin Expo 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari perbankan, pengembang, broker properti, UMKM, hingga masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas pasar.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan Panin Expo yang mempertemukan perbankan, pengembang, broker properti, UMKM dan masyarakat. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk membangun hubungan usaha, memperluas pasar, sekaligus mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan layanan pembiayaan yang sesuai,” katanya.

Yusuf menegaskan, perbankan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, penyaluran pembiayaan diharapkan dilakukan secara produktif untuk mendukung kegiatan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan.

Ia berharap, Panin Expo dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan yang sehat dan sesuai kebutuhan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan untuk kepemilikan rumah.

“Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai pilihan properti, legalitas, suku bunga, biaya, serta kewajiban lainnya.

Kami berharap masyarakat dapat memilih pembiayaan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya,” ujarnya.

Selain sektor properti, Bank Indonesia juga mendorong penguatan UMKM melalui kegiatan expo tersebut.

Menurut Yusuf, kehadiran UMKM dapat memperluas pemasaran sekaligus membuka akses terhadap layanan keuangan.

“Perbankan kami dorong untuk terus mendampingi pelaku UMKM, termasuk dalam meningkatkan kualitas pencatatan keuangan, memahami kebutuhan modal kerja, dan mengembangkan usaha,” katanya.

Bank Indonesia juga mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan pembayaran digital yang mudah dan aman, termasuk QRIS. Penggunaan pembayaran digital dinilai dapat memberikan kenyamanan bagi konsumen sekaligus membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi.

Yusuf berharap, Panin Expo 2026 menjadi awal dari semakin banyaknya kerja sama produktif yang dapat memperkuat usaha lokal dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Banten.

bisnisbanten.com