Perbankan

BI Banten Apresiasi Panin Expo 2026, Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Properti hingga Digitalisasi UMKM

BISNISBANTEN.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Banten mengapresiasi penyelenggaraan Panin Expo 2026 sebagai wadah strategis yang mempertemukan sektor perbankan, pengembang, Developer properti, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam satu ekosistem bisnis yang produktif.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten Yusuf Wicaksono H menyampaikan, bahwa momentum ini menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat sinergi pembiayaan daerah.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan Panin Expo 2026 ini yang mempertemukan perbankan, pengembang atau developer properti, UMKM, dan masyarakat. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk membangun hubungan usaha, memperluas pasar, sekaligus mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan layanan pembiayaan yang sesuai,” ujar Yusuf, saat sambutan di acara Pembukaan Panin Expo 2026, di Cilegon Center Mall (CCM), Kamis (08/10/26).

Advertisement

Yusuf menegaskan peran krusial perbankan dalam memutar roda perekonomian daerah melalui penyaluran dana secara produktif kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Perbankan memang memiliki peran yang penting dalam menggerakkan perekonomian. Dana yang dihimpun di masyarakat perlu disalurkan secara produktif untuk mendukung kegiatan usaha dan bisnis, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, kami berharap Panin Expo ini dapat menghasilkan kerja sama dan transaksi yang memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BI Banten menyoroti tiga poin utama yang diharapkan dapat terealisasi melalui Panin Expo 2026, yabg oertam perluasan akses pembiayaan properti yang sehat. Mengingat kepemilikan rumah merupakan kebutuhan primer yang memerlukan perencanaan matang, BI Banten mendorong kemudahan akses informasi bagi calon pembeli.

“Bagi masyarakat, kepemilikan rumah merupakan kebutuhan yang sangat besar dan membutuhkan perencanaan yang matang. Kami berharap Panin Expo ini dapat membantu calon pembeli memperoleh informasi yang jelas mengenai pilihan properti, legalitas, suku bunga, biaya, serta kewajiban dan persyaratan lainnya,” ungkap Yusuf.

Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam memilih skema pembiayaan. “Kepada masyarakat, kami berharap untuk bisa memilih pembiayaan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Kepada perbankan dan pengembang, kami berharap agar pelayanan yang transparan dan pendampingan kepada konsumen senantiasa menjadi prioritas,” tambahnya.

Yang kedua penguatan dan pendampingan UMKM. Selain sektor properti, Panin Expo 2026 menjadi sarana penting untuk mendorong pemberdayaan UMKM lokal agar lebih naik kelas dan melek finansial.

“Panin Expo ini juga bermanfaat untuk memperluas pemasaran dan sekaligus membuka akses terhadap layanan keuangan. Kami mendorong perbankan untuk terus mendampingi para UMKM untuk meningkatkan kualitas pencatatan keuangan, memahami kebutuhan modal kerja, dan pengembangan usahanya,” tegas Yusuf.

Yang ketiga akselerasi pembayaran digital lewat QRIS. Guna mendukung transaksi yang cepat dan terintegrasi, BI Banten terus mengampanyekan pemanfaatan ekosistem pembayaran digital di kalangan pelaku usaha dan konsumen.

“Kami mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk terus memanfaatkan pembayaran digital, termasuk dalam hal penggunaan QRIS. Dengan pembayaran digital, dapat mendukung kenyamanan berbelanja sekaligus membantu pelaku usaha mencatatkan transaksinya secara akurat,” tuturnya.

Menutup penyampaiannya, Yusuf berharap Panin Expo 2026 mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi regional.

“Semoga Panin Expo 2026 ini menjadi awal dari semakin banyaknya kerja sama yang produktif, memperkuat usaha UMKM, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Banten,” pungkasnya. (Siska)

bisnisbanten.com