Banten24

Tancap Gas! Pemkot Serang Targetkan 67 Koperasi Merah Putih Rampung Tahun Ini

BISNISBANTEN.COM – Gerakan ekonomi kerakyatan di Kota Serang kian menunjukkan progres nyata. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memacu percepatan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di 67 kelurahan, menindaklanjuti peluncuran program nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 26 koperasi sudah memasuki tahap pembangunan fisik. Sementara itu, sisanya masih dalam proses penetapan lahan dan penyelesaian administrasi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil.

“Secara bertahap kita sudah (membangun fisik) 26 Koperasi Kelurahan Merah Putih. Sisanya masih dalam proses penetapan lahan dan tindak lanjut administrasi,” ujar Wahyu, dikutip pada Rabu (20/05/26).

Wahyu tidak menampik bahwa dalam perjalanannya, terdapat beberapa titik lokasi yang sempat mengalami hambatan akibat persoalan status lahan. Namun, Pemkot Serang bergerak cepat dengan melakukan koordinasi intensif bersama perangkat daerah terkait serta Pemerintah Provinsi Banten untuk mencari jalan keluar.

Selain kendala administrasi, beberapa lokasi strategis bahkan memerlukan penataan khusus dan pengurugan lahan terlebih dahulu sebelum proses konstruksi fisik dapat dimulai.

Meski demikian, beberapa wilayah sudah menunjukkan hasil konkret. Salah satu Koperasi Kelurahan Merah Putih yang pembangunannya telah selesai 100 persen berlokasi di Kelurahan Kepandean, sementara titik-titik di wilayah lain dipastikan segera menyusul.

Demi memastikan program ini berjalan tanpa hambatan, Pemkot Serang berencana memperkuat dukungan finansial di tingkat daerah.

“Di anggaran perubahan nanti kami akan mengusulkan dukungan anggaran agar proses pembentukan Koperasi Merah Putih bisa berjalan lebih cepat,” tegas Wahyu.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah pusat telah mengeluarkan instruksi khusus mengenai pengadaan lahan bagi kelurahan yang saat ini belum memiliki aset daerah.

Terkait dengan operasional kelembagaan, Wahyu menjelaskan bahwa proses perekrutan manajer serta tenaga pengelola saat ini masih menunggu hasil akhir dan arahan teknis dari pemerintah pusat.

“Untuk operasionalnya masih menunggu proses dari pemerintah pusat,” jelasnya singkat.

Pemkot Serang menaruh harapan besar pada keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih ini. Program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama ekonomi di tingkat kelurahan, menciptakan lapangan usaha baru, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan.

Dengan progres yang terus dipantau ketat, Pemkot Serang optimis seluruh target 67 koperasi dapat tuntas dan aktif beroperasi pada tahun ini. Jika semua berjalan sesuai rencana, setiap kelurahan di Kota Serang nantinya akan memiliki satu koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. (Siska)

bisnisbanten.com