Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih Umbul Tengah: Target Rampung 3 Bulan, Gandeng Potensi Agrowisata Lokal

BISNISBANTEN.COM – Pembangunan gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, terus dikebut.
Proyek yang berlokasi di lingkungan Majalawang ini diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru yang menyinergikan potensi pertanian kacang dengan konsep agrowisata.
Lurah Umbul Tengah, Arifudin, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui jajaran TNI (Kodim). Umbul Tengah menjadi satu dari dua kelurahan di Kecamatan Taktakan yang terpilih untuk program ini.
Babinsa Kelurahan Umbul Tengah dari Koramil 0602-04/Taktakan, Sertu Gaspar Morais, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di lingkungan Majalawang (eks kantor desa) karena lahan tersebut sangat memenuhi syarat luas wilayah.
“Tanah yang digunakan seluas 600 meter persegi (20 m x 30 m) dari total luas lahan yang tersedia. Saat ini pembangunan sudah berjalan satu bulan lebih sejak dimulai pada awal November lalu,” jelas Sertu Gaspar saat meninjau lokasi.

Ia menambahkan, progres pembangunan bagian pondasi saat ini sudah mencapai 95 persen. Dan menargetkan selesai dalam waktu 3 bulan. Dalam 2-3 hari ke depan akan dimulai pengecoran tiang bangunan.m, pwmbangunan gwsung KKMP ini melibatkan 8 orang pekerja ahli di bawah pimpinan kepala tukang,
“Sejauh ini kendala utama hanyalah faktor cuaca (hujan), namun pengerjaan tetap berjalan kondusif tanpa ada gangguan terhadap aktivitas sekolah di sekitar lokasi,” ujar Sertu Gaspar.
Lurah Arifudin menegaskan bahwa kehadiran KKMP bukan sekadar unit dagang biasa, melainkan wadah untuk menyejahterakan petani. Salah satu fokus utamanya adalah menjadi pengepul produk unggulan wilayah, yaitu kacang.
“Mayoritas warga kami adalah petani kacang. Nantinya, hasil panen mereka bisa ditampung di koperasi. Selain itu, kami juga akan menyediakan pupuk, gas, dan sembako untuk kebutuhan masyarakat,” tutur Arifudin.
Saat ini, meski gedung masih tahap pondasi, secara administrasi KKMP telah memiliki sekitar 70 anggota yang terdaftar dengan iuran wajib dan bulanan sebesar Rp10.000. Target ke depannya, seluruh masyarakat Kelurahan Umbul Tengah diharapkan bergabung menjadi anggota.
Melihat potensi wilayah Taktakan yang subur, pihak Kelurahan berencana menyatukan fungsi koperasi dengan sektor pariwisata.
“Kami akan coba sinkronkan dengan potensi wisata di sini, seperti agrowisata melon dan lainnya. Jadi antara koperasi dan destinasi wisata bisa saling bersinergi,” tambah Arifudin.
Dengan sisa lahan seluas kurang lebih 2.400 meter persegi dari total 3.000 meter lahan yang ada, pihak kelurahan juga akan melakukan penghijauan di sekitar area gedung koperasi untuk mendukung suasana asri lingkungan Majalawang.
Diharapkan, setelah bangunan ini berdiri, KKMP Umbul Tengah dapat langsung beroperasi penuh dan menjadi percontohan bagi kelurahan lain di Kecamatan Taktakan dalam mengelola potensi ekonomi lokal secara mandiri.(siska)









