Banten24

Atasi Masalah Aset, Walikota Serang Segera Pindahkan Kantor DLH ke Eks Gedung Disdukcapil Kabupaten Serang

BISNISBANTEN.COM – Walikota Serang Budi Rustandi, secara langsung meninjau aset eks kantor Disdukcapil Kabupaten Serang yang kini resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada Selasa (20/01/26).

Penyerahan aset ini disambut syukur oleh Walikota Budi Rustandi. Ia menyebut langkah ini sebagai pencapaian besar dalam 11 bulan masa kepemimpinannya untuk mengoptimalkan pelayanan publik tanpa membebani APBD.

“Alhamdulillah kantor Disdukcapil Kabupaten Serang ini telah diserahkan ke kita. Jadi tidak lagi menjadi beban APBD juga ke depannya. Saya enggak harus bangun kantor, enggak harus membeli tanah untuk bangun kantor. Dan sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Banten dan Bupati Serang,” ungkapnya.

Advertisement

Menurut Budi, gedung tersebut dipastikan akan menjadi kantor baru bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang. Selama ini, DLH menempati gedung yang dinilai sangat tidak representatif, sempit, bahkan sering mendapat teguran dari pihak kementerian.

“Kantor DLH yang sekarang itu tempatnya miris, tidak layak dan tidak pantas. Seperti kontrakan, jalannya kecil. Dengan penyerahan ini, saya tidak pusing lagi karena tidak perlu beli tanah atau bangun kantor baru dari nol,” ujar Budi di sela-sela peninjauan.

Budi juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten, Andra Soni, dan Bupati Serang, Ibu Zakiyah, atas sinergi antar-pemerintah daerah yang membuat proses penyerahan aset ini berjalan lancar.

Selain untuk kepentingan administrasi, Budi menekankan bahwa penguasaan aset ini penting untuk menata estetika wajah kota. Ia menyoroti beberapa kawasan seperti Royal yang penataannya sering terkendala status kepemilikan aset.

“Kita ingin menjadikan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi yang sesungguhnya. Kalau asetnya sudah diserahkan, kita punya kewenangan untuk memperbaiki dan mempercantik kota agar terlihat bagus,” tambahnya.

Kepala DLH Kota Serang Farach Richie menyatakan, bahwa gedung baru ini sangat strategis untuk menampung sekitar 120 personel DLH. Ke depannya,

“Di DLH banyak pelayanan, mulai dari retribusi surat menyurat, termasuk dokumen-dokumen lingkungan, UKL-UPL, SPPL, atau AMDAL, hingga perizinan. Kami akan mengadopsi sistem pelayanan seperti di kementerian,” kata Farach.

Terkait waktu penggunaan, Farach menjelaskan bahwa pihak Disdukcapil Kabupaten Serang meminta waktu hingga akhir Maret untuk pengosongan total.

“Rencananya di April kita sudah pindah ke sini, kemungkinan setelah Lebaran. Dinas PU akan melakukan perbaikan pada ruang-ruang prioritas pelayanan terlebih dahulu. Untuk rehab total secara menyeluruh dianggarkan pada 2027 agar ASN bisa bekerja optimal,” tutupnya.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com