Banten24

Tingkatkan Kompetensi Jasa Kontruksi, DPUPR Kab Serang Gelar Pembekalan dan Uji Sertifikasi

BISNISBANTEN.COM – Dalam rangka meningkatkan Kompetensi dan profesionalisme jasa kontruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) rutin menggelar kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi.

Itu diungkapkan Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Serang, Samsul Bahri saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kantor Dinas PUPR Kabupaten Serang, Jalan Sama’un Bakrie, Domba, Kota Serang, Selasa (21/4/2026).

Samsul mengatakan, setiap pekerja jasa kontruksi harus mempunyai sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Oleh karena itu, pihaknya membuka program utama yaitu kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi secara gratis agar para pekerja jasa kontruksi khususnya di Kabupaten Serang kompeten dalam bekerja dan profesional. Dalam pelaksanaannya di lapangan, kata Samsul, pihaknya menyediakan tempat, narasumber hingga perlengkapan dan aksesori untuk melengkapi kegiatan. Menurut Samsul, kegiatan bisa menekan angka pengangguran karena pekerja kontruksi yang bersertifikasi diakui di semua proyek kontruksi.

“Pesertanya masyarakat umum, mulai dari lulusan SMA 10 tahun atau 5 tahun lalu bisa ikut, gratis, tinggal bawa badan dan pekerja nantinya diakui secara nasional. Tahun ini kuotanya untuk 35 orang. Program ini sudah kita laksanakan sejak 2025,” ungkapnya.

Untuk persyaratan mengikuti program, kata Samsul, mulai dari ijazah dan KTP-el. Para peserta terdiri atas tenaga kerja konstruksi berpengalaman di lapangan, namun belum memiliki sertifikat kompetensi resmi sebagaimana dipersyaratkan dalam pelaksanaan proyek konstruksi pemerintah. peserta mengikuti uji kompetensi (sertifikasi) yang mencakup penilaian teori dan praktik. Penguji merupakan asesor bersertifikat nasional yang akan memastikan kesesuaian kemampuan peserta dengan standar BNSP.

“Kegiatannya itu teori, praktek, seperti cara ngehitung volume jalan dan kontruksi lainnya apakah mereka paham apa enggak? Ada perempuannya juga,” ujarnya.

Kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi itu pun bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi lokal agar sesuai standar nasional, memberikan pengakuan kompetensi formal kepada tenaga kerja berpengalaman, mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur nasional agar dikerjakan oleh SDM kompeten dan tersertifikasi, serta meningkatkan daya saing dan kesejahteraan tenaga kerja konstruksi di wilayah Kabupaten Serang khususnya.

“Untuk pendaftarannya kita infokan melalui website Dinas PUPR, nanti calon peserta daftar ke panitia, setelah itu persyaratannya di verifikasi oleh panitia. Kalau lolos verifikasi mereka boleh ikut,” jelasnya.

“Jadi, setelah mengikuti pembekalan peserta akan dapat SKT (Sertifikat Keterampilan Kerja). Kan sekarang kadang-kadang perusahaan selektif mencari pekerja kontruksi. Pembekalan ya berjenjang. Untuk kewenangan Kabupaten dari jenjang 1 sampai 6, selebihnya kewenangan provinsi,” pungkasnya. *(Nizar)*.

bisnisbanten.com