Banten24

Siswa SMKIC Padarincang Wakili Indonesia Ikut Kompetisi Robotik Internasional di Vietnam

BISNISBANTEN.COM – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Islam Cendikia (SMKIC) Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten akan mewakili Indonesia berangkat ke Vietnam mengikuti kompetisi Robotik Internasional. Sekolah swasta itu pun meminta restu dan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar diberi kelancaran mengikuti kompetisi yang pernah dimenangkan saat digelar di Jakarta tahun lalu tersebut.

Rabu (20/5/2026), siswa yang akan berkompetisi didampingi Kepala SMKIC Dindin Zenal Mutakin menemui Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas didampingi Staf Ahli Bupati Serang Encup Suplikhah berdialog di ruangan Wakil Bupati.

Kepala SMKIC Dindin Zenal Mutakin
mengatakan, pertemuannya dengan Wakil Bupati menindaklanjuti kegiatan Launching Islam Cendikia Robotik Center (ICRC) sebelumnya di SMKIC, dimana tahun ini siswanya berencana mengikuti berkompetisi Robothon Internasional di Vietnam.

“Ya kita bersilaturahmi, mudah-mudahan ada dukungan dari Pemda,” harapnya.

Kata Dindin, siswanya yang akan diberangkatkan ke Vietnam sebanyak satu regu terdiri atas empat siswa sesuai petunjuk teknis (juknis). Tahun lalu, kata Dindin, kompetisi serupa berlangsung di Jakarta sehingga tidak membutuhkan banyak biaya, berbeda dengan tahun ini yang membutuhkan persiapan, terutama biaya keberangkatan.

“Alhamdulillah kemarin (tahun 2025-red), hasilnya kami mengibarkan bendera merah putih di podium (di Kompetisi Robotik Internasional se Asia-red), dapat juara, target kita tahun ini bisa lebih ke champion,” harapnya.

Terkait persiapan, kata Dindin, sudah berjalan, tinggal mencari kandidat tambahan. Pihaknya saat ini sudah membuka kelas Robotik, Koding dan Kecerdasan Artificial (KA) sebagai pusat keunggulan dari SMKIC dan menjadi satu-satunya di Banten bermitra dengan perusahaan Pt Asaba selaku distributor robot tersebut.

“Siswa yang akan berkompetisi terus didukung gurunya yang sudah training dan siswa juga terus menerus belajar. Mudah-mudahan hasilnya maksimal kompetisi di Bulan Oktober nanti,” harapnya.

Senada disampaikan Staf Ahli Bupati Serang Encup Suplikhah yang menyampaikan bahwa pertemuan siswa SMKIC yang akan berangkat ke Vietnam mengikuti Kompetisi Robotik Internasional dalam rangka meminta dukungan Pemkab Serang untuk dapat memfasilitasi keberangkatan siswa, walaupun ada dukungan juga dari PT Asaba. Kata Encup, siswa SMKIC juga berencana melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

“Anak anak ini luar biasa sudah bisa koding Robotik. Dengan empat bulan persiapan, proses yang penting itu dukungan sarana dan prasarananya. Mudah-mudahan ada dukungan, ini dalam rangka ikhtiar,” ujar mantan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas atas nama pribadi dan Pemkab Serang mengapresiasi semangat, perjuangan, dan prestasi yang dipersembahkan siswa SMKIC. Najib juga mengucapkan terima kasih kepada mitra yang membantu persiapan siswa SMKIC mengikuti kompetisi internasional Robotik. Menurut Najib, apa yang dilakukan siswa SMKIC merupakan bentuk kreativitas yang harus menjadi bagian dari pembinaan Pemkab Serang ke depan.

“Walaupun sekolahnya mewah alias mepet sawah tapi prestasinya ternyata mewah, dari kampung menuju GP internasional,” pujinya.

Najib pun meminta masyarakat mendoakan SMKIC agar dapat mempersembahkan prestasi lainnya, tidak hanya Robotik. Menurut Najib, apa yang dilakukan SMKIC harus menjadi contoh bagi sekolah lainnya. Najib berharap, pada kompetisi nanti siswa SMKIC memberikan karya terbaiknya dan mengharumkan nama baik Kabupaten Serang di dunia internasional.

“Dukungan doa sudah pasti, lainnya nanti kita ngobrol, diskusi untuk menyukseskan tim yang akan berlaga. Saya percaya dan bangga atas prestasi yang dikembangkan di SMKIC,” ujarnya.

Terkait sudah adanya Training Center Robotik di SMKIC, Najib berjanji, pihaknya akan menyinergikan dan menyinkronisasikan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dinas Pendidiman dan Kebudayaan (Dindikbud). Karena SMA/SMK kewenangan provinsi, maka pihaknya akan berkolaborasi dan penguatan dengan Dindikbud Provinsi. Untuk TC Robotik bagi siswa SD dan SMP, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan untuk sinergis. (Nizar)

bisnisbanten.com