Lifestyle

Setelah Ada Domdow Photo di Padarincang, Masyarakat Tak Perlu Pergi Jauh untuk Berfoto Studio

BISNISBANTEN.COM — Buat kamu yang di Padarincang, Ciomas, Pabuaran, nih ada Domdow Photo Studio. Berada di Padarincang, Kabupaten Serang, Domdow Photo hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar yang ingin berfoto dan tidak harus jauh-jauh pergi ke Kota Serang.

Iik Domdow, pemilik studio foto dengan akun Instagram @domdow.photo menjelaskan, selain photo studio, ia juga melayani foto outdoor.

Iik saat berbincang dan berbagi pengalaman dengan Zetizen Banten.

“Di studio, setiap hari ada aja yang foto. Karena ada paket keluarga, paket prewedding, ada yang indoor ada yang outdoor. Juga paket group, minimal lima orang,” jelas Iik.

Advertisement

Motivasi membangun studio yang berada di jalan masuk pemandian Cirahab ini kata Iik, karena passionnya di bidang fotografi. Sebelumnya, Iik fokus melayani permintaan untuk foto outdoor seperti wedding dan prewedding.

Foto Iik yang terpasang di studio.

Iik mengaku, menekuni usaha ini awal mulanya hobi hunting. Kata Iik, teman-temannya tahu hobi dan kemampuannya ini kemudian ingin difoto saat mereka menikah.

“Saat itu masih harga temen lah, malah gak tau kenapa sering motoin temen nikah dan di situ udah terbiasa banget sering motoin acara wedding dan sampai sekarang,” jelas Iik.

Iik bergabung di paguyuban potografer di Banten. Komunitas seperti ini lanjut Iik juga ada di Serang, Pandeglang, Rangkas, dan Cilegon. Di sini tempat sharing, yang menurut Iik sesama satu profesi saling asuh dan sharing bagaimana asal-usul terbentuk studio.

Advertisement

“Di sini (Padarincang-red) kan jauh ke kota juga, awalnya mikir laku gak nih (buka studio foto-red). Namanya di kampung, rata-rata pengen harga murah tapi kualitas oke. Kalau di kota, ada harga ya lo bayar. Setelah itu jadi PR sih, tapi jawabannya ada di masyarakat sini juga. Masyarakat sini pengen ada studio, bukan satu atau dua orang, banyak lah pengen ada studio. Sebelum ada studio foto ini, kalau ada yang mau foto dari sini ya ke Serang,” papar Iik.

Studio foto ini mulai ada Desember 2019. Perjuangannya tidak mudah. Iik mulai mengumpulin material bangunan, sampai-sampai menguras tabungan sampai habis.

“Ada uang bayar lagi, hutang lah ke material. Alhamdulilah sekarang udah lunas. Waktu itu targetnya foto studio untuk photo book dan wisuda sekolah, tapi karena pandemi, wisuda ditiadakan,” tutur Iik berbagi cerita.

Mengenai nama Domdow pada studio foto ini, Iik bilang itu adalah nama panggilannya. Iik dijuluki Si Dom oleh partner seprofesi sewilayah Serang. Mereka memanggil Iik bukan dengan naman asli, karena dulu
Iik kerap menyebut kata Freedom dari Bahasa Inggris. Nah kata ini diplesetkan jadi dom dom. Sementara kata dow pada domdow, Iik bilang iseng. Dari kata dom tinggal m di balik saja jadi w, maka jadilah domdow.

Dunia fotografi menjadi passion Iik sejak lama. Bahkan saat SMP, Iik pernah membeli kamera pocket untuk menyalurkan hobi ini. Kalaupun Iik pernah kuliah di bidang pendidikan, itu wujud kepatuhan anak pada keinginan orangtua. Iik ingin membuktikan hobinya ini juga bisa membanggakan keluarga dan orangtua. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.