Keuangan

Selain untuk Bayar Biduan, Ini Daftar Larinya Aliran Dana yang Dikorupsi SYL

BISNISBANTEN.COM – SYL merupakan singkatan dari nama panjang Syahrul Yasin Limpo. Sejak awal menjabat sebagai Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga telah memaksa pegawainya untuk mengumpulkan uang.

Dana tersebut ia gunakan untuk kebutuhan pribadi dirinya dan keluarganya. Jika karyawannya menolak maka akan diancam dimutasi atau dipecat.

Modus Syahrul Yasin Limpo atau SYL dalam melakukan tindak pidana korupsi di Kementan ialah dengan membuat perjalanan dinas fiktif demi memenuhi berbagai permintaan SYL yang tidak ada di dalam anggaran Kementan.

Advertisement

Hal itu diungkapkan oleh saksi yang merupakan Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Hermanto, dalam persidangan.

Lantas, kemana mengalirnya dana hasil korupsi SYL tersebut? Berdasarkan fakta-fakta yang diungkapkan di persidangan, dana yang dikorupsi SYL mengalir untuk keperluan berikut:

1. Sebesar Rp 1,4 miliar digunakan untuk umrah ia dan keluarga serta pejabat Kementerian Pertanian.

2. Senilai Rp 938,9 juta digunakan untuk keperluan pribadi istri SYL, Ayunsri Harahap.

Advertisement

3. Sebesar Rp 111 juta anggaran Kementan digunakan untuk membayar biaya dokter kecantikan Indira Chunda Thita Syahrul Putri (anak perempuan SYL) dan onderdil kendaraan untuk Kemal Redindo Syahrul Putra (anak laki-laki SYL).

4. Charter private jet totalnya sekitar Rp 3 miliar.

5. Membangun cafe untuk cucu SYL, Andi Tenri Bilang Radisyah Melati.

6. Rp 3 juta per hari untuk pesan makanan secara online ke rumah dinas dan laundry SYL.

7. Membayar cicilan mobil Alphard SYL sebesar Rp 43 juta per bulan sepanjang Maret-Desember 2021.

8. Membeli mobil Toyota Innova untuk anak SYL, Indira Chunda Thita, secara cash sekitar Rp 500 juta.

9. Uang bulanan istri SYL, Rp 25-30 juta per bulan.

10. Membayar tagihan kartu kredit SYL Rp 215 juta.

11. Untuk Partai NasDem sebanyak Rp 40 juta.

12. Membayar uang entertainment untuk biduan dangdut Nayunda Nabila Nizrinah.

13. Membeli parfum SYL Rp 5 juta.

14. Hadiah emas untuk kondangan Rp 7-8 juta.

15. Rp 300 juta untuk biaya pemeliharaan apartemen milik SYL

16. Untuk membeli lukisan karya Sujiwo Tejo senilai Rp 200 juta menggunakan duit vendor dan eselon I di Kementan.

17. Tunjangan Hari Raya (THR) kepada lima pimpinan Komisi IV DPR RI dengan masing-masing besarannya mencapai Rp 100 juta.

18. Sebanyak Rp 16,6 miliar untuk acara keagamaan, termasuk uang kurban. (Sarah)

Advertisement
LANJUT BACA