Sejumlah Konser K-Pop Dibatalkan, dari MAMAMOO hingga JO1

BISNISBANTEN.COM — Dunia K-Pop kembali diwarnai sejumlah pembatalan konser dan acara musik. Keputusan tersebut terjadi karena berbagai kondisi tak terduga, mulai dari aktivitas gunung berapi, situasi keamanan, hingga kerusuhan sipil yang berpotensi mengganggu keselamatan penonton dan artis.
Salah satu yang terbaru adalah konser MAMAMOO di Jakarta dalam rangkaian tur dunia 4WARD. Konser yang dijadwalkan pada 19 September di NICE PIK 2 tersebut resmi dibatalkan. Agensi RBW menyebut ketidakpastian akibat aktivitas gunung berapi di Indonesia serta penguatan langkah keselamatan dan keamanan lokal sebagai pertimbangan. Pemegang tiket nantinya akan mendapatkan pengembalian dana penuh.
Pada hari yang sama, acara “PRE-STUDIO 2026” milik T.O.P juga dibatalkan. Namun, penyelenggara hanya menyebut adanya “situasi lokal” sebagai alasan dan tidak secara resmi mengonfirmasi bahwa aktivitas gunung berapi menjadi penyebab langsung pembatalan acara tersebut.
Situasi tersebut terjadi setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau disebut berdampak terhadap operasional penerbangan. Dua bandara di Jakarta dan sejumlah bandara lainnya sempat ditutup sementara. Hampir 3.000 penerbangan dan sekitar 341.000 penumpang disebut terdampak sebelum operasional bandara kembali normal pada 8 September.
Pembatalan konser juga terjadi akibat situasi keamanan di Indonesia. Konser CLOSE YOUR EYES di Jakarta yang semula dijadwalkan pada 30 Agustus dibatalkan karena kekhawatiran terhadap keselamatan menyusul demonstrasi besar-besaran. Kondisi tersebut menyebabkan penutupan sejumlah jalan dan pembatasan transportasi di sekitar lokasi.
Gangguan serupa turut terjadi di Korea Selatan. Boy group Jepang JO1 membatalkan pertunjukan di Seoul yang awalnya dijadwalkan pada 26 dan 27 September di Ticketlink Live Arena. Pembatalan tersebut dikaitkan dengan protes berkepanjangan di sekitar Olympic Park. Sementara itu, sejumlah artis seperti D.O. dan Lee Changsub BTOB juga dikabarkan memindahkan lokasi konser mereka.
Rangkaian kejadian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan konser K-Pop tidak hanya bergantung pada kesiapan artis dan penjualan tiket. Faktor alam, keamanan, transportasi, serta kondisi sosial di sekitar lokasi juga dapat memengaruhi keberlangsungan sebuah acara. Meski pembatalan tentu mengecewakan penggemar, keselamatan artis dan penonton tetap menjadi pertimbangan utama.
(Sarah)









