Entertainment

Raline Shah Mundur dari Komdigi, Sebelumnya Soroti Karhutla dan Nasib Satwa Liar

BISNISBANTEN.COM — Aktris Raline Shah resmi mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Keputusan tersebut berlaku efektif pada 13 Oktober 2026. Di tengah kabar pengunduran dirinya, perhatian publik turut tertuju pada unggahan Raline yang menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, Raline membagikan konten mengenai karhutla di Kalimantan melalui akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut menyoroti dampak kebakaran terhadap hutan yang menjadi habitat satwa liar serta pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pada September 2026, Raline juga mengajak masyarakat mendukung upaya pemulihan hutan dan perlindungan satwa terdampak melalui donasi untuk Yayasan IAR Indonesia.

Dalam unggahan yang dibagikannya, persoalan karhutla turut dikaitkan dengan kabut asap yang terus berulang setiap musim kemarau. Konten tersebut juga menyoroti pentingnya memeriksa kemungkinan keterlibatan pemegang konsesi lahan dalam kasus kebakaran, alih-alih hanya menyalahkan masyarakat kecil. Meski demikian, keberadaan titik api di wilayah konsesi tidak dengan sendirinya membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Advertisement

Perhatian Raline terhadap persoalan lingkungan itu muncul berdekatan dengan kabar pengunduran dirinya dari Komdigi. Namun, belum ada pernyataan langsung yang menghubungkan unggahan mengenai karhutla dengan keputusannya meninggalkan jabatan tersebut. Dalam keterangan pengunduran dirinya, Raline menjelaskan bahwa keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kesibukan serta komitmen pribadi dan profesional yang tidak lagi selaras dengan tugasnya.

Raline sendiri mulai menjabat sebagai Staf Khusus Menkomdigi pada Januari 2025. Selama bertugas, ia mengemban tanggung jawab di bidang kemitraan global dan edukasi digital. Perannya diharapkan dapat membantu memperkuat kerja sama internasional sekaligus mendorong peningkatan literasi digital masyarakat Indonesia.

Melalui pernyataan yang dibagikan kepada publik, Raline mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan untuk berkontribusi dalam pelayanan publik. Ia juga menilai pengalamannya di pemerintahan memberikan perspektif baru mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Setelah pengunduran dirinya, Raline berharap tetap dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia melalui kapasitas yang berbeda.

Sementara itu, karhutla masih menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan serius. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam ekosistem serta habitat satwa, tetapi juga dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat. Karena itu, pencegahan kebakaran, pengawasan penggunaan lahan, serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar menjadi bagian penting dalam penanganannya.

(Sarah)

bisnisbanten.com