Ren CHASER Hentikan Sementara Komunikasi dengan Penggemar Usai Kontroversi

BISNISBANTEN.COM — Ren, anggota grup K-pop CHASER, akan menghentikan sementara aktivitas komunikasinya dengan penggemar setelah menuai kritik akibat pernyataannya di platform komunikasi berbayar. Keputusan tersebut diumumkan oleh agensinya, Howling Entertainment, pada 14 Oktober 2026.
Melalui pernyataan resmi, agensi mengumumkan bahwa penggunaan media sosial, PLUS CHAT, dan layanan Fandol milik Ren akan ditangguhkan untuk sementara waktu. Kebijakan ini diambil setelah interaksi Ren dengan seorang penggemar menjadi sorotan publik. “Kami ingin memberi tahu Anda bahwa penggunaan media sosial, PLUS CHAT, dan layanan Fandol oleh Ren akan ditangguhkan sementara,” ujar pihak agensi dalam pernyataan resminya.
Howling Entertainment menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berarti Ren menghentikan seluruh aktivitasnya sebagai artis. Menurut agensi, ia akan menggunakan waktu tersebut untuk berfokus memperbaiki diri dan menunjukkan sikap yang lebih baik kepada penggemar.
“Ini bukan penghentian total aktivitas sang artis, dan dia akan mengambil waktu untuk fokus menunjukkan sisi dirinya yang lebih baik,” jelas pihak agensi. Mereka juga menyampaikan bahwa jadwal pembukaan kembali layanan komunikasi tersebut akan diumumkan melalui pemberitahuan terpisah.
Kontroversi ini bermula ketika seorang penggemar mengirimkan pesan kepada Ren melalui platform komunikasi berbayar dengan mengatakan bahwa dirinya terus menunggu sang idola. Namun, Ren dilaporkan merespons pesan tersebut dengan kalimat, “Ah, lalu kenapa,” serta “Kenapa kau menyalahkanku? Kau terus menggangguku.” Respons itu kemudian memicu kritik dari sejumlah penggemar dan warganet.
Pada 12 Oktober 2026, Howling Entertainment telah menyampaikan permintaan maaf atas perkataan dan tindakan Ren yang dinilai tidak pantas. Agensi mengakui bahwa artis seharusnya menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati dan bertanggung jawab ketika berkomunikasi dengan penggemar.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar yang terluka oleh kata-kata dan tindakan Ren yang tidak pantas,” ujar pihak agensi. Mereka juga menyatakan akan meningkatkan perhatian terhadap pendidikan dan pengawasan artis agar kejadian serupa tidak terulang. Sementara itu, CHASER merupakan grup K-pop beranggotakan lima orang yang debut pada Februari 2026 melalui album single Sweet Like Sugar. Hingga pengumuman terbaru tersebut, agensi belum menyampaikan tanggal pasti kapan layanan komunikasi Ren dengan penggemar akan kembali diaktifkan.
(Sarah)









