Pemkot Serang Bekali Pelajar SMP dengan Pelatihan AI, Cegah Hoaks hingga Dorong Kreativitas Digital

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar pelatihan keterampilan digital kecerdasan buatan (*Artificial Intelligence*/AI) bagi pelajar tingkat SMP dan MTs se-Kota Serang. Program ini dirancang untuk mencetak generasi yang melek teknologi sekaligus membentengi pelajar dari dampak negatif informasi palsu atau hoaks.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan, pentingnya intervensi pemerintah dalam membimbing anak-anak muda menghadapi era disrupsi teknologi. Menurutnya, pembiaran tanpa arahan yang tepat justru berisiko menjerumuskan pelajar ke arah penggunaan teknologi yang liar.
“Alhamdulillah hari ini saya didampingi oleh Kadis Kominfo dan Kadis Dindik Pak Zeka menghadiri acara pelatihan tekhnologi AI untuk anak sekolah SMP dan MTs sekota Serang. Saya menginginkan program ini terus berjalan karena ini untuk anak-anak kita se-Kota Serang, baik swasta maupun negeri,” ujar Budi Rustandi saat meninjau langsung lokasi pelatihan pada Selasa (27/10/26).
Menanggapi kekhawatiran publik terkait potensi penyalahgunaan AI dan penyebaran hoaks, Budi memastikan bahwa kehadiran instruktur atau pelatih profesional dalam program ini menjadi kunci pengawasan agar pelajar dapat memanfaatkan AI secara bijak, bertanggung jawab, dan produktif.
“Justru ini langkah kita agar mereka tidak seperti yang dikhawatirkan, karena kita ada pelatihnya. Agar mereka tidak jangan sampai ke yang negatifnya,” Tegasnya.
Menurut Budi, dengan adanya bimbingan langsung dari instruktur, para siswa diawasi dan diarahkan agar menggunakan AI secara produktif. “Makanya kita pakai pelatih. Dalam rangka untuk mengawasi dan mengajarkan anak-anak agar ketika menggunakan AI ini tidak liar tapi yang positif. Justru kalau pemerintah diam mereka malah tidak baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Serang Triningsih menjelaskan, bahwa pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta perwakilan dari SMP dan MTs baik negeri maupun swasta se-Kota Serang. Mengingat keterbatasan kapasitas ruangan, kegiatan dibagi menjadi dua kelas yang berlangsung selama dua hari.
“Tujuan pemerintah melaksanakan kegiatan ini yaitu agar para pelajar ini bukan hanya bisa menggunakan digitalisasi secara canggih, tapi bisa juga memanfaatkan apa sih dampak baik buruknya, jangan asal menggunakan AI sembarangan tanpa tahu ini benar atau tidaknya. Bahkan ini juga mempermudah mereka para pelajar untuk belajar lebih efektif, berinovasi, dan kreatif,”* jelas Triningsih.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan pelajar SMP didasari pertimbangan bahwa usia tersebut merupakan fase krusial bagi calon penerus bangsa untuk tumbuh melek digital. Ke depannya, Pemkot Serang berencana memperluas jangkauan program pelatihan serupa untuk masyarakat umum.
Lebih lanjut, ia merinci materi inti yang diajarkan kepada para peserta, termasuk metode dasar mengenali keaslian konten digital, teknik membedakan karya buatan manusia versus buatan AI, serta pemahaman bahwa AI memiliki keterbatasan dan potensi kekeliruan layaknya manusia.
“Tentunya metode dasar cara membedakan apakah ini buatan manusia ataukah ini aslinya. Kadang kan kita juga sulit ya, apa ciri-ciri ini AI atau bukan. Jadi mereka dikasih bekal bahwa AI itu seperti sahabat yang rajin baca buku, tapi seperti manusia juga, mereka bisa salah. Jadi bagaimana caranya mereka tahu mana yang salah dan mana yang benar,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan nilai tambah, seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan berhak mendapatkan sertifikat resmi dari Pemerintah Kota Serang. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi portofolio berharga bagi para siswa saat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Melihat antusiasme yang tinggi dari para pelajar, Pemkot Serang berencana untuk memperluas jangkauan program pelatihan literasi digital dan kecerdasan buatan ini agar ke depannya dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat umum di Kota Serang melalui integrasi ekosistem layanan digital satu pintu, aplikasi Serang Digital. (ssk)









