Pemkab Serang Buka Job Fair Dalam Dan Luar Negeri, Kuota Capai 2.549 Orang

BISNISBANTEN.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka Job Fair atau Bursa Kerja bertajuk Hybrid sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-497 Kabupaten Serang melibatkan 35 perusahaan yang membuka lowongan kerja dalam dan luar negeri, dengan kuota mencapai 2.549 orang. di Kampus Universitas Faletehan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (11/10/2023).
Job Fair dibuka oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan dihadiri sejumlah pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Serang, serta para pimpinan perusahaan yang ikut serta pada Job Fair. Usai membuka acara dan memberikan sambutan, Tatu berkesempatan meninjau sejumlah stan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk lokasi interview para pencari kerja (Pencaker).
Tatu mengatakan, Job Fair merupakan agenda rutin tahunan Disnakertrans sebagai upaya menyerap tenaga kerja untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang. Disebutkan Tatu, Job Fair melibatkan 35 perusahaan, baik dalam dan luar negeri.

“Ini (Job Fair-red) rangkaikan Hari Jadi Kabupaten Serang,” ujar Ketua DPD Golkar Banten ini.
Diakui Tatu, saat ini angka pengangguran di Kabupaten Serang masih tinggi mencapai 10,61 persen. Oleh karena itu, pihaknya menggagas Job Fair, yakni mempertemukan dua pihak antara perusahaan dan pencari kerja agar bisa menyerap tenaga kerja, khususnya warga Kabupaten Serang.
“Dari sini (Job Fair-red) perusahaan bisa mengetahui skill apa saja yang dimiliki calon tenaga kerja,” terang bupati dua periode ini.
Sesuai tema yakni ‘Hybrid’, dijelaskan Tatu, Job Fair dilakukan secara tatap muka maupun online untuk mencegah membeludaknya kehadiran Pencaker ke lokasi Jon Fair.
“Ini dibuka untuk umum, tapi saya minta harus ada pengkhususan untuk warga Kabupaten Serang,” tegas bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini.
Tatu juga mendorong adanya penyelarasan antara kebutuhan kerja di perusahaan dengan kurikulum di sekolah.

“Supaya lulusan sekolah bisa sesuai yang dibutuhkan industri,” jelas Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana A Utami menambahkan, Job Fair berlangsung selama dua hari, mulai 11 sampai 12 Oktober 2023, dengan kuota maksimal sekira 1.000 orang.
“Jadi, hanya 500 pencaker yang datang (ke lokasi Job Fair-red), kita batasi untuk mencegah supaya tidak ada penumpukan,” terangnya.
Kata Diana, Job Fair Hybrid menyediakan 2.549 kota lowongan kerja yang bisa dimanfaatkan oleh para pencaker. Mulai dari lowongan kerja dalam negeri hingga untuk penempatan di luar negeri.
“Posisinya dari Operator sampai posisi Manajer,” pungkasnya. (Nizar)









