Entertainment

Kirana Larasati Ungkap Perjuangan Hapus Tato, Sebut Rasa Sakitnya Seperti Disayat Pisau Neraka

BISNISBANTEN.COM Aktris Kirana Larasati membagikan pengalaman panjang dan menyakitkan selama menjalani proses penghapusan tato yang telah menghiasi tubuhnya selama bertahun-tahun. Melalui unggahan di media sosial, Kirana menceritakan bahwa dari total delapan tato yang dimilikinya, kini hanya tersisa satu yang masih dalam proses dihilangkan.

Menurut Kirana, proses menghapus tato ternyata jauh lebih sulit dibandingkan saat membuatnya. Ia mengaku rasa sakit yang dirasakan sangat luar biasa. “Dari total punya 8 tato, sekarang tinggal 1. Jangan tanya sakit enggak lasernya. Kayak disayat-sayat pakai pisau neraka,” tulis Kirana.

Tak hanya menyakitkan, biaya untuk menghilangkan tato juga disebut jauh lebih mahal. Ia mengungkapkan bahwa biaya penghapusan tato bisa mencapai 40 hingga 50 kali lebih mahal dibandingkan saat membuatnya.

Kirana juga telah menjalani berkali-kali tindakan laser, baik di Indonesia maupun Korea. Setiap sesi membutuhkan waktu pemulihan sekitar 10 hingga 15 hari. Untuk beberapa tato berukuran besar, prosesnya bahkan harus dilakukan dengan bantuan sedasi karena rasa sakit yang sangat hebat.

Tato terakhir yang masih dihapus menjadi tantangan terberat baginya. Hingga kini, Kirana mengaku sudah menjalani dua kali tindakan, namun hasilnya baru sekitar lima persen.

“Sudah dua kali percobaan, cuma progres 5 persen. Ini dalam kondisi disedasi twilight karena tatonya besar dan sakitnya ampun. Dalam kondisi sedasi pun badan masih bisa merasakan sakit sampai kaki bergerak dan harus dipegangin suster,” ungkapnya.

Meski prosesnya panjang, melelahkan, dan menyakitkan, Kirana tetap berkomitmen menyelesaikan penghapusan tato terakhir tersebut. Pengalamannya pun menjadi pengingat bahwa keputusan membuat tato sebaiknya dipikirkan secara matang, karena proses menghilangkannya tidaklah mudah, baik dari segi biaya maupun rasa sakit yang harus ditanggung.

(Sarah)

bisnisbanten.com