Info Travel

Dagadu Jogja: Dari Celetukan di Malioboro Menjadi Suara Rakyat dan Kanvas Kisah Nusantara

BISNISBANTEN.COM – Dagadu, merek iconic asal Yogyakarta, tidak hanya menawarkan kaos, tetapi juga identitas, filosofi, dan sejarah. Kepala Toko Dagadu, Hamidah, menjelaskan secara rinci bagaimana merek ini menjadi medium untuk menyuarakan aspirasi, dilengkapi dengan kisah menarik di balik namanya.

“Nama “Dagadu” memiliki akar yang kuat dari budaya Jawa. Menurut Hamidah, nama ini berasal dari aksara Jawa Honocoroko yang berarti “matamu”. Konsep ‘mata’ (diperkuat dengan logo mata) adalah filosofi inti, yaitu menyoroti dan menyuarakan isu serta fenomena yang ada di Yogyakarta,” jelasnya.

Asal-usul nama ini ternyata datang dari celetukan sederhana yang terjadi di Malioboro, tempat 28 orang pendiri Dagadu memulai usaha mereka.

Advertisement

“Ahmad Nur Arif ini salah satu komisaris, yang termasuk dalam 28 pendiri awal Dagadu,” ungkap Hamidah.

Keunikan utama Dagadu, lanjutnya, terletak pada setiap desainnya yang selalu memiliki makna dan cerita (story-telling) di baliknya. Desain Dagadu tidak hanya sekadar gambar.

:Desain Dagadu secara spesifik menceritakan kisah pewayangan dan cerita rakyat. Setiap desain yang ada di baju Dagadu itu selalu memiliki story-telling. Itu selalu memiliki makna, tidak hanya desain aja, tapi itu juga selalu memiliki makna, selalu memiliki cerita,” ungkapnya.

Dagadu menjadi wadah bagi “generasi bersuara”, menyerap kegelisahan dan curahan hati anak muda, seperti isu hot news lokal atau pertanyaan sehari-hari seperti “kapan punya rumah”, yang kemudian diolah menjadi desain yang cerdas (Smart and Smile).
I:su-isu sosial dan slice-of-life masyarakat Jogja, seperti pertanyaan “Kapan punya rumah?”, diangkat menjadi desain yang cerdas, seperti koleksi Smart and Smile” jelas Hamidah.

Dagadu juga memiliki lini produk khusus bernama “Hirup Pick Up” (House of Bloom) yang berfokus pada penggunaan font untuk merepresentasikan Jogja.

“Jogja itu kan harusnya biasa aja. Tapi itu bisa dibuat menjadi Jogja-nya itu dimainkan dengan font. Itu menjadi unik,” tambahnya.

Selain t-shirt, Dagadu kini menjual berbagai aksesoris seperti topi, tumbler, celana pendek, sepatu, tas, tote bag, dan gantungan kunci.

Komitmen pada kualitas juga menjadi fokus. Dagadu menjamin penggunaan bahan premium dan bahkan berinovasi dengan bahan yang dapat memberikan sensasi “terasa dingin”.

“Kita juga berinovasi menggunakan bahan premium tang dapat memebrikan sensasi dingin saat dikenakan, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat, menegaskan bahwa kenyamanan pemakai adalah prioritas,” tutupnya.

Dengan ciri khas Smart and Smile, Dagadu terus menyoroti Jogja dan Nusantara, menjadikan setiap produknya sebagai media komunikasi budaya dan aspirasi.(siska).

Advertisement
bisnisbanten.com