Begini Cerita Founder Pospero Food Susi Julianti, UMKM Banten yang Bawa Berhasil Tembus Pasar Ekspor

BISNISBANTEN.COM – Menembus pasar ekspor bukan perkara mudah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dibutuhkan keberanian untuk memulai, konsistensi menjaga kualitas, serta kemampuan memahami kebutuhan pembeli di pasar internasional. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Susi Julianti, pelaku UMKM Pospero Food yang mulai melakukan ekspor pada Oktober 2019 lalu. Ia menceritakan kisah perjalanan ekspornya dalam Talkshow UMKM Go Ekspor dalam kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026 yang berlangsung di Mall Bintaro Exchange 2, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/10).
Susi mengawali perjalanan ekspornya dari nol. Keputusan untuk mencoba pasar internasional menjadi langkah awal dalam membangun usaha yang kini terus berkembang. Ia juga harus menyesuaikan pola komunikasi dengan calon pembeli di luar negeri, termasuk mengikuti perbedaan waktu antara Indonesia dan negara tujuan ekspor.
Perjalanan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Susi dalam memahami bahwa bisnis ekspor membutuhkan komitmen dan kesiapan untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar global.
“Dari nol, dari satu, kita berjuang. Setelah pasarnya terbentuk dan mulai merasakan hasilnya, kita semakin yakin untuk terus berkembang,” menjadi gambaran perjalanan usaha yang dijalankannya.
Manfaatkan Dukungan Pemerintah
Saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020, Susi berupaya memanfaatkan peluang dukungan pemerintah untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui bantuan sertifikasi produk cokelat yang menjadi bagian dari persiapan memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Menurutnya, kesiapan administrasi dan pemenuhan persyaratan menjadi bagian penting yang harus dijalani pelaku UMKM. Bahkan, untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan, ia harus meluangkan waktu sekitar tiga minggu.
Meski prosesnya membutuhkan waktu dan ketekunan, Susi memilih untuk tetap menjalani setiap tahapan. Baginya, kesempatan ekspor perlu direspons dengan keberanian mengambil langkah sekaligus kesediaan memenuhi berbagai persyaratan yang berlaku.
Ia pun terus membangun usahanya secara bertahap. Dari skala produksi yang awalnya kecil, Pospero Food mulai berkembang seiring terbentuknya pasar dan meningkatnya kepercayaan pelanggan.
Konsistensi Jadi Kunci Membangun Kepercayaan
Dalam perjalanan bisnis ekspor, Susi menilai kepercayaan pembeli tidak terbentuk secara instan. Pelaku usaha perlu menunjukkan konsistensi, baik dalam menjaga kualitas produk maupun memenuhi komitmen kepada pelanggan.
Kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi UMKM untuk mempertahankan pasar yang telah terbentuk dan membuka peluang kerja sama berikutnya.
Perkembangan Pospero Food juga menunjukkan bagaimana usaha yang dirintis dari skala kecil dapat bertumbuh secara bertahap ketika pelaku usaha mampu menjaga konsistensi dan membangun hubungan dengan pembeli.
Namun, perjalanan ekspor tetap menghadirkan tantangan, salah satunya dalam proses negosiasi harga dengan pembeli internasional.
Berani Negosiasi, Jangan Abaikan Nilai Produk Lokal
Susi mengingatkan pelaku UMKM agar memahami nilai produk yang ditawarkan sebelum melakukan negosiasi dengan calon pembeli. Pemahaman tersebut diperlukan agar pengusaha dapat menentukan harga yang sesuai dan menjelaskan keunggulan produknya.
Menurutnya, pelaku usaha tidak seharusnya langsung menurunkan harga hanya demi mendapatkan pesanan. Mereka perlu mengetahui nilai produknya, termasuk keunggulan bahan baku lokal, kualitas, dan karakteristik yang membedakannya dari produk pesaing.
Pelaku UMKM juga perlu mampu menjawab pertanyaan mendasar dari calon pembeli: mengapa mereka harus memilih produk yang ditawarkan dibandingkan produk lain di pasar internasional?
Kemampuan menjelaskan nilai tambah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun posisi tawar saat berhadapan dengan pembeli dari luar negeri.
Pengalaman Susi Julianti bersama Pospero Food memperlihatkan bahwa perjalanan menuju pasar ekspor dimulai dari keberanian mencoba, kesediaan memenuhi persyaratan, serta konsistensi dalam menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan.
Bagi UMKM yang ingin mengikuti jejaknya, pasar ekspor bukan hanya tentang mendapatkan pembeli dari luar negeri, tetapi juga tentang membangun usaha yang siap bersaing dan mempertahankan nilai produk Indonesia di pasar global.









