Lifestyle

Lagi Viral, Toxic Positivity dalam Buku Self-Improvement Dinilai Semakin Marak, Kenali Cirinya Agar Tidak Salah Memahami

BISNISBANTEN.COM – Toxic positivity adalah kecenderungan untuk mengabaikan atau menekan emosi negatif, menyatakan bahwa kita harus selalu berpikir positif dan menolak atau menghindari segala jenis emosi yang kurang menyenangkan.

Ini sering kali terjadi dalam buku self-improvement di mana pesan-pesan yang diterima adalah tentang “menemukan kebahagiaan” atau “mengubah pikiran negatif menjadi positif” tanpa memberikan ruang bagi pengalaman emosional yang lebih kompleks.

Ciri-ciri Toxic Positivity dalam Buku Self-Improvement:

1. Penekanan Berlebihan pada Kebahagiaan

Advertisement

Buku self-improvement yang menganut toxic positivity cenderung mempromosikan gambaran yang terlalu idealistik tentang kebahagiaan, mengabaikan kenyataan bahwa hidup memiliki tantangan dan kekecewaan yang tak terhindarkan.

2. Pengabaian Terhadap Emosi Negatif

Pesan-pesan yang terlalu memuja positivitas sering kali mengabaikan atau menyalahkan orang atas emosi negatif mereka, membuat pembaca merasa bersalah atau gagal jika mereka merasa sedih, cemas, atau marah.

3. Pola Pikir “Positif atau Tidak Sama Sekali”

Buku-buku yang menganjurkan toxic positivity sering kali menyajikan pilihan biner antara “berpikir positif” atau “gagal”, tanpa memberikan ruang bagi kompleksitas emosi manusia.

4. Kurangnya Empati dan Pemahaman

Penulis yang menganut toxic positivity mungkin kurang memahami atau mengakui pengalaman emosional yang berbeda-beda dari pembacanya, dan oleh karena itu memberikan saran yang tidak sesuai dengan situasi mereka.

Untuk menghindari jebakan toxic positivity dalam buku self-improvement, penting untuk memilih bahan bacaan yang mempromosikan keseimbangan emosional dan memperlakukan pengalaman manusia dengan rasa hormat.

Mencari sumber-sumber yang memahami kompleksitas emosi manusia dan memberikan saran yang realistis dan berempati dapat membantu kita berkembang secara holistik sebagai seorang manusia. (Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com