Kampanye Anies di Padarincang Serang Banten Membeludak, Sikapi Proyek Gheotermal

BISNISBANTEN.COM- Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Anies Baswedan menggelar kampanye pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di lapangan Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang dihadiri ribuan massa simpatisan dan pendukungnya, Selasa (30/1/2024). Dalam kampanyenya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, menyikapi soal proyek Geothermal yang harus memberikan keseimbangan terhadap lingkungan sekitar.
Dalam kampanye di tengah ribuan pendukung dan simpatisannya itu pula, Anies menyerap berbagai aspirasi warga, khususnya warga Padarincang. Salah satunya, isu lingkungan dari proyek strategis nasional berupa pembangkit listrik tenaga panas bumi atau Geothermal yang masih menuai pro kontra di masyarakat.
Anies mengaku senang bisa bersilaturahim dengan warga Padarincang yang mempunyai aspirasi terkait perlindungan lingkungan hidup. Anies mengaku, pihaknya ingin Indonesia ke depan menjadi negara yang memberikan keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Di satu sisi ada pembangunan ekonomi, tapi sisi lain merawat ekologi secara serius yang tertuang pada salah satu misi utamanya.
Seperti diketahui, di wilayah Kecamatan Padarincang terdapat proyek strategis Geothermal yang diharapkan Anies harus seimbang dalam konsep pembangunan di Indonesia ke depan, sehingga tidak menuai pro kontra terkait berkelanjutan pembangunannya. Kata Anies, semua pembangunan harus memberikan keseimbangan terhadap lingkungan. Apalagi, pembangunan seperti Geothermal bukan pertama kali terjadi di dunia, tetapi sudah dilakukan di berbagai tempat, dengan memerhatikan lingkungan.
“Kenapa seringkali soal lingkungan tidak diperhatikan? Karena tidak mau mengeluarkan ongkosnya dan tidak mau repot waktunya,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI ini
Menurut Anies, saat ini tidak bisa kegiatan perekonomian hanya mengandalkan 1 P atau Profit, melainkan harus ada tiga P, yakni Profit, Planet dan People.
“Sekarang kalau ada yang berkegiatan dengan satu P itu kuno. Ke depan harus tiga P, supaya semua selaras, usaha maju, masyarakat mendapatkan keuntungan, dan lingkungan terawat, itu visi kami dan akan kami jaga,” tegasnya.
Anies juga mengaku, pihaknya mempunyai agenda jangka pendek yang akan dilakukan, dimana saat ini kebutuhan pokok harganya mahal akan diubah menjadi terjangkau dan murah. Lapangan pekerjaan yang sulit juga menjadi tersedia untuk semua.
“Ini pesan perubahan yang kami sampaikan di sini (Padarincang-red). Dan kami menyadari masyarakat di sini masyarakat yang memiliki kegiatan pertanian dan masalah utamanya adalah pupuk. Sehingga, kita sampaikan di 100 hari pertama, kami akan reformasi tata niaga industri pangan, supaya harga kebutuhan pokok murah di tangan masyarakat. Di sisi lain, yang memproduksi memiliki kesejahteraan yang lebih baik,” harapnya.
Anies pun berharap, ke depan para petani bisa menabung dan beras yang dibeli bisa lebih terjangkau. Anies juga mengapresiasi warga Padarincang yang antusias berkumpul sejak siang hingga sore hari di tengah panas terik matahari untuk menyambut kedatangannya.
“Ini menunjukkan, mereka (warga-red) punya semangat, apalagi kita tahu rombongan kami gak bisa bayar. Orang tidak ada yang diberi bayaran, semua datang membawa harapan dan semua bertahan karena punya harapan perubahan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, kehadiran Anies disambut ribuan pendukung dan simpatisan yang memadati jalan dan lapangan sepanjang perjalanan Anies menuju podium yang sudah disiapkan panitia. Tidak hanya kalangan orangtua, tetapi juga banyak kalangan Milenial dan Gen Z yang antusias hadir meneriakkan nama Anies Baswedan, serta menbentangkan spanduk gambar Amin sepanjang kampanye. (Nizar)









