Banten24

Cegah Stunting, Syafrudin Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Serang) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang menggelar acara Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM), Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (9/3/2023).
Gerakan Gemarikan sebagai ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan gizi sehingga dapat mencegah stunting pada anak.

Acara dihadiri Walikota Serang Syafrudin, Camat Kasemen Kristiyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kasemen, para Lurah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Syafrudin mengatakan, ajakan gemar makan ikan atau Gemarikan bertujuan untuk mengentaskan permasalahan ekonomi, selain bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting pada anak. Menurut Syafrudin, ikan banyak gizinya dan kaya akan protes in, bukan hanya baik dikonsumsi oleh kalangan dewasa, terlebih untuk anak-anak.

“Makan ikan bisa meningkatkan gizi anak dan bayi tentunya,” terang Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banten ini.

Berdasarkan informasi yng diterima Syafrudin, di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen terdapat 42 anak yang mengalami stunting yanh harus segera diatasi. Oleh karena itu, Syafrudin mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan untuk mencegah terjadinya stunting.

Syafrudin pun menghimbau masyarakat Margaluyu agar tetap menjaga kebersihan. Menurutnya, kesehatan tubuh terjaga karena lingkungan yang bersih.

“Jadi, percuma jika kita gemar makan ikan, tapi lingkungan kita tidak dijaga. Yang ada, penyakit lain akan tetap menyerang,” katanya.

Mantan birokrat yang pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang ini berharap, Event Gemarikan dapat digelar di daerah pegunungan atau daerah lain yang kondisinya jauh dari laut atau pantai.

“Seperti di daerah pegunungan Taktakan atau Walantaka,” saran bapak lima anak ini.

Dalam Gerakan Gemariakn itu, DKP3 Kota Serang menyediakan sebanyak 150 kilogram Ikan Tenggiri yang diperoleh dari nelayan lingkungan Kasemen. (Eko/zai)

bisnisbanten.com