Pemkot Cilegon Optimalkan Peran Posyandu Cegah Stunting

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menekan terjadinya angka kasus stunting. Salah satunya mengoptimalkan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang tersebar di semua wilayah Cilegon.
Untuk meningkatkan kapasitas dalam melaksanakan tugas, kader Posyandu diberikan edukasi terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Greenotel Kota Cilegon, Senin, (6/3/2023). Acara dihadiri dan dibuka Walikota Cilegon Helldy Agustian.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Cilegon drg Rully Kusumawardhany menilai, Posyandu memiliki peran strategis membangun kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan, terutama mencegah stunting.
Maka dari itu, kata Rully, pihaknya mendorong peran aktif kader Posyandu dengan memahami syarat yang telah ditetapkan untuk mencegah stunting.
Pada edukasi terkait Germas, dijelaskan Rully, para Kader Posyandu diberikan pemahaman sol sanitasi dasar dan peningkatan gizi bagi anak, serta pemenuhan syarat kategori menjadi Posyandu aktif. Dengan demikian, lanjut Rully, keberadaan Posyandu dapat memudahkan pemerintah mengontrol dan menghimpun data stunting.
“Semoga para kader yang terlibat aktif dalam Posyandu dapat memahami betul syarat-syarat yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, sehingga para kader memiliki peran dalam pencegahan stunting,” harapnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian menilai, gerakan masyarakat peduli sehat sangat penting untuk mendukung program pencegahan stunting, sehingga angka kasus stunting di Cilegon dapatitekan.
“Saya harap para Kader Posyandu bisa membantu pemerintah dalam pencegahan stunting melalui Germas, dengan terus mengedukasi tentang kesehatan kepada masyarakat,” harapnya. (dik/zai)









