Jerome Polin Singgung Pernyataan Maudy Ayunda yang Soroti Banyaknya Kabar Buruk di Media Sosial

BISNISBANTEN.COM — Jerome Polin kembali menjadi perhatian setelah membagikan pandangannya mengenai banyaknya kabar buruk yang beredar di media sosial yang mana hal tersebut dikaitkan dengan perkataan Maudy Ayunda. Maudy Ayunda dalam unggahannya pernah mengatakan bahwa ia merasa lelah dengan kabar-kabar buruk. Melalui unggahan di Threads, Jerome mengaku dirinya juga kerap merasa lelah ketika melihat berbagai berita negatif yang muncul hampir setiap hari.
Jerome menyadari bahwa perasaan lelah tersebut juga dirasakan oleh banyak orang. Namun, ia mengajak masyarakat untuk melihat kondisi tersebut dari sudut pandang berbeda. Menurutnya, merasa lelah hanya karena melihat berita buruk merupakan sebuah bentuk privilege karena tidak semua orang berada dalam posisi yang sama. “Aku tahu banyak dari kita yang capek liat bad news, aku pun sering merasa seperti itu. Tapi dipikir-pikir lagi, kalo capek ‘cuma’ karena lihat bad news, itu udah bisa dibilang privilege,” tulisnya.
Jerome kemudian mengingatkan bahwa di balik berita buruk yang muncul di layar, ada orang-orang yang benar-benar menjadi korban dan merasakan dampaknya secara langsung. Ia mencontohkan berbagai persoalan seperti kebakaran hutan yang menyebabkan kualitas udara memburuk, kelangkaan BBM, pemadaman listrik bergilir, hingga kasus keracunan makanan. “Bayangin orang yang menjadi ‘korban’ langsung dari bad news yang kita lihat,” tulis Jerome. Ia menilai, rasa lelah dan sengsara yang dirasakan oleh mereka yang mengalami langsung persoalan tersebut tentu jauh lebih berat dibandingkan sekadar merasa lelah karena melihat pemberitaannya.
Meski demikian, Jerome tidak bermaksud menyalahkan orang-orang yang merasa jenuh dengan berita negatif. Ia mengatakan bahwa tulisannya dibuat berdasarkan situasi yang juga banyak diceritakan orang-orang di sekitarnya. Jerome ingin mengajak masyarakat untuk tetap memiliki kepedulian tanpa harus merasa terbebani oleh semua informasi yang muncul di media sosial.
Menurut Jerome, salah satu hal sederhana yang dapat dilakukan adalah bersuara dan membantu meningkatkan perhatian terhadap suatu persoalan. Ia juga mendorong masyarakat untuk membagikan kembali informasi agar semakin banyak orang yang mengetahui kondisi tersebut. “Jadi, imo the least we can do adalah bersuara untuk membantu meningkatkan attention, repost berita supaya makin banyak yang aware dengan kondisinya,” tulisnya.
Jerome juga menekankan bahwa kemampuan seseorang untuk membantu tentu berbeda-beda. Tidak semua orang memiliki kesempatan, sumber daya, atau kemampuan yang sama. Karena itu, ia menyebut orang yang memiliki rezeki lebih dapat membantu melalui tindakan nyata ketika berada dalam posisi yang memungkinkan.
Pada akhirnya, Jerome mengajak masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap berbagai kabar buruk yang terjadi di sekitar. Rasa lelah setelah melihat berita negatif memang wajar, tetapi menurutnya, kondisi tersebut seharusnya tidak membuat kepedulian terhadap orang-orang yang terdampak ikut hilang. “Anyways im writing this buat semua kita, bukan buat satu-dua orang,” tulis Jerome, sembari mengajak orang-orang untuk tetap peduli sesuai kemampuan masing-masing.
(Sarah)









