Banten24

Mancak Fest 2026, Bupati Zakiyah: Jadilah Pionir Pemuda Tangguh dan Adaftif

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) membuka event Mancak Fest 2026 di Alun-alun Kecamatan Mancak, Rabu (11/6/2026) malam. Zakiyah mendorong event menjadi agenda tahunan untuk menarik wisatawan luar daerah, serta mengajak masyarakat, khususnya pemuda menjadi pionir yang tangguh, adaptif, dan terus melahirkan karya-karya yang mengangkat martabat Kabupaten Serang.

Hadir pada event, yakni Asisten Daerah (Asda) Pemkab Serang II Febriyanto, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Seang Adang Rahmat, para Alim Ulama, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mancak.

Sekadar diketahui, Mancak Fest 2026 diselenggarakan Paguyuban Wong Creative Mancak bersama KNPI Kecamatan Mancak yang akan digelar selama sepuluh hari, mulai 1 sampai 10 Juni 2026 dan menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, ekonomi kreatif, hingga olahraga masyarakat.

Panitia menggelar berbagai kegiatan dan lomba, mulai dari Lba Qasidah, Pildacil, Senam Massal, Karaoke, Fun Run, hingga unjuk kebolehan pagelaran budaya seni persilatan TTKKDH dan Bandrong, serta hiburan Jaipong. Panitia juga menyediakan beragam hadiah menarik, termasuk hadiah utama undian doorprize berupa satu tiket umrah gratis yang menjadi daya tarik utama pada kegiatan Jalan Sehat.

”Melihat antusiasme masyarakat, Mancak Festival ini bisa dijadikan agenda rutin tahunan. Kita berharap festival ini berkembang semakin besar dan menjadi daya tarik wisata dari luar daerah,” harap Zakiyah.

”Semua ini menjadi bukti nyata kekayaan budaya dan kreativitas tanpa batas yang dimiliki oleh masyarakat Mancak,” lanjutnya.

Zakiyah pun mengapresiasi kolaborasi antara Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI bersama Paguyuban Wong Creative Mancak (PUWNCAK) sebagai panitia penyelenggara. Menurut Zakiyah, keberhasilan Mancak Fest membuktikan semangat gotong royong masyarakat di wilayah tersebut.

“Kita mampu menciptakan sebuah ruang ekonomi kreatif yang mandiri, sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal kebanggaan kita,” ujar mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama (Kemenag) ini.

Zakiyah pun mengingatkan kepada jajaran pengurus KNPI dan PUWNCAK bahwa tantangan ke depan bukan lagi sekadar tentang bagaimana membuat acara, melainkan bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya.

“Jadilah pionir pemuda yang tangguh, adaptif, dan terus melahirkan karya-karya yang mengangkat martabat Kabupaten Serang,” pesannya. (Nizar)

bisnisbanten.com