Ratu Zakiyah Serahkan Bantuan 5 Ambulans Desa Hasil Pengalihan Anggaran Randis

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) menyerahkan langsung bantuan lima Mobil Ambulans Desa hasil pengalihan anggaran Kendaraan Dinas (Randis) Bupati tahun ini ke lima desa di lima Kecamatan Kabupaten Serang, Senin (25/5/2026). Bantuan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di desa tersebut.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Efrizal, Zakiyah menyerahkan bantuan Mobil Ambulans Desa pertama kepada Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang yang diterima langsung Kades Barugbug Sulkhi Maisah. Penyerahan bantuan dilanjutkan ke Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, yang diterima Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Desa Sindanglaya Tomi.
Setelah itu, penyerahan bantuan Mobil Ambulans berlanjut ke Desa Menggureja, Kecamatan Puloampel yang diterima oleh Kades Abdul Latief, serta Desa/Kecamatan Tirtayasa yang diterima Kades Muhammad Ridho. Sementara Ambulans Desa kelima untuk Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran akan disalurkan pada Selasa (26/5/2026).
“Alhamdulillah kami menyerahkan bantuan Ambulans Desa yang merupakan anggaran yang seharusnya untuk kendaraan pribadi Bupati, tapi kami alihkan untuk pembelian Ambulans Desa ini untuk lima desa,” ucap Zakiyah saat ditemui awak media usai penyerahan bantuan di Desa Tirtayasa.
Alasan mengalihkan anggaran Randis pribadi Bupati untuk bantuan Mobil Ambulans Desa, dijelaskan Zakiyah, karena melihat dan menyadari masih banyak layanan dasar yang belum terfasilitasi di Kabupaten Serang.
“Semoga apa yang saya berikan atau yang saya alihkan anggarannya ini bisa bermanfaat, khususnya bagi desa-desa yang mendapatkan Ambulans Desa ini,” harapnya.
Zakiyah juga menjelaskan alasan menyalurkan bantuan Mobil Ambulans Desa secara door to door, yakni karena ingin bertemu dan bertatap muka langsung dengan masyarakat yang ada di desa.
“Saya kangen dengan warga desa, warga Kabupaten Serang. Ingin langsung bertemu, bersilaturahmi, melihat suasana desa, dan minta pendapat serta masukan, apakah warga senang dengan bantuan ini. Tentu ini juga menjadi satu hal yang luar biasa bagi saya,” terang politisi PAN ini.
Zakiyah berharap, bantuan Mobil Ambulans Desa bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta membantu keselamatan jiwa seseorang, terutama dalam kondisi yang betul-betul dibutuhkan. Zakiyah juga meminta para Kepala Desa untuk selalu berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas, Tenaga Kesehatan (Nakes), dan Bidan Desa dalam memanfaatkan bantuan tersebut.
“Kenapa harus berkoordinasi? Karena nanti dibutuhkan Nakes dan Perawat ada di dalamnya, dalam rangka mengawal pasien yang kondisinya tidak baik saat itu. Koordinasikan juga dengan Rumah Sakit rujukan dan Puskesmas, sehingga penanganannya bisa lebih cepat,” pesan istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ini.
Untuk operasionalnya, Zakiyah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Pemerintah Desa untuk menyusun rencana anggaran biaya.
“Pihak desa yang harus menyiapkan, karena ini sifatnya insidentil,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr Efrizal menambahkan, bantuan Mobil Ambulans Desa berbeda dengan Mobil Ambulans Desa Siaga, dimana bantuan harus ada kolaborasi dengan Nakes.
“Jadi, kita harapkan mereka betul-betul kerja sama dengan teman-teman kesehatan, karena di dalamnya ada alat-alat medis untuk merujuk demi keselamatan awal,” terangnya.
Artinya, lanjut dr Efrizal, Mobil Ambulans Desa lebih lengkap atau menjadi mobil multifungsi, dimana tempat tidurnya juga bisa bongkar pasang dan bisa digunakan untuk mobilisasi kegiatan-kegiatan desa.
“Jadi lebih lengkap dari mobil siaga desa. Bisa berfungsi sebagai ambulans, bisa juga berfungsi sebagai siaga desa,” terangnya. (Nizar)









